Assirojiyyah Jadi Tuan Rumah Pelatihan Dasar Relawan kebencanaan
PT. Assrof Media - Saturday, 25 June 2022 | 08:26 AM



assirojiyyah.online – Konferensi Cabang (Konfercab) ke XV-XIV Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sampang dilaksanakan di Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk Sampang, Sabtu-Ahad (29-30/1/2022).
Hadir dalam kegiatan ini Rais Syuriah PCNU Sampang KH. Syafiuddin Abdul Wahid, Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang KH. Moh. Itqan Bushiri, Ketua PW IPNU Jawa Timur M. Fakhrul Irfan Syah, Ketua Lembaga dan Banom NU, serta para kader IPNU-IPPNU se Kabupaten Sampang.
Ketua PC IPNU Kabupaten Sampang, Farisi menyampaikan bahwa Konfercab merupakan amanat organisasi yang digelar dengan harapan bisa melahirkan kader-kader IPNU-IPPNU inovatif, militan dan intelektual.
Konfercab ini mengusung tema 'Menapak Jejak Membentuk Watak Menyongsong Era Baru an-Nahdliyah ats-Saniyah' memiliki makna yang mendorong IPNU-IPPNU harus memaksimalkan kaderisasi secara masif hingga tingkat anak cabang dan ranting.
"Tema ini menyongsong bagaimana pemahaman NU bisa sampai tidak hanya di kaderisasi tetapi juga ke tingkat sekolah dan pondok pesantren. Sehingga para generasi muda bisa mengenal NU dan tidak salah jalan ketika di tingkat perguruan tinggi," paparnya.
Setelah seremonial konferensi, rangkaian kegiatan Konfercab dilanjutkan dengan IPNU-IPPNU Awards, seminar penetapan undang-undang organisasi, dan terakhir sidang pleno pemilihan Ketua IPNU-IPPNU masa bakti 2022-2024.
"Saya harap ke depannya IPNU-IPPNU bisa terus menghasilkan kader-kader generasi muda yang inovatif, intelektual, dan militan untuk mengabdi kepada Nahdlatul Ulama," harap Farisi.
KH. Moh. Itqon Bushiri selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang menyampaikan dalam sambutannya, bahwa Konfercab (Konferensi Cabang) yang diadakan di Pondok Pesantren Assirojiyyah ini adalah media terbaik buat santri untuk lebih mengenal NU.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PW IPNU Jawa Timur M. Fakhrul Irfan Syah mengutarakan bahwa Konfercab ke XV-XIV PC IPNU-IPPNU Sampang bertepatan dengan momentum menyongsong satu abad Nahdlatul Ulama.
Menurutnya, seiring bergantinya abad tentu tantangan yang harus dihadapi juga berbeda. Maka, gerakan IPNU-IPPNU secara keterpelajaran juga harus berbeda, yakni lebih adaptif terhadap perubahan dan harus bisa memaksimalkan teknologi.
"Karena ketika kita tidak menyamai apa itu perubahan, maka kita akan tertinggal dan mati. Untuk ketua IPNU-IPPNU Sampang yang baru, harus terbuka dan memaksimalkan kolaborasi, spiritualitas, kreatif, dan inovatif. Untuk yang purna semangat dan suksus, serta pengabdiannya khusnul khotimah," tutupnya.

Next News

Grebeg Maulud: Ritual Rebutan Berkah yang Bikin Jantung Mau Copot tapi Tetap Nagih
18 hours ago

Mencicipi Hangatnya Paskah di Indonesia: Dari Ritual Syahdu Sampai Perburuan Telur yang Chaos
18 hours ago

Mappacci: Bukan Sekadar Pakai Kutek, Tapi Ritual 'Deep Cleaning' Jiwa ala Bugis-Makassar
18 hours ago

Ngeri-Ngeri Sedap: Mengulik Debus, Warisan Jawara Banten yang Bikin Bulu Kuduk Berdiri
18 hours ago

Menyesap Wangi Krisan di Tomohon International Flower Festival: Bukan Sekadar Pawai Bunga Biasa
18 hours ago

Menunggu Malam Pangerupukan: Seni, Keringat, dan Mistisme di Balik Megahnya Ogoh-Ogoh
18 hours ago

Galungan: Saat Bali Berubah Jadi Estetik, Wangi, dan Penuh Cerita
18 hours ago

Mengenal Erau: Pesta Rakyat Kalimantan Timur yang Lebih dari Sekadar Hura-hura
18 hours ago

Seren Taun: Bukan Sekadar Pesta Panen, Ini Cara Orang Sunda Berterima Kasih pada Semesta
18 hours ago

Bukan Cuma Sekadar Pesta: Menyesap Magis di Semarak Festival Danau Toba
18 hours ago





