DAWUH AL – MUALLIM
PT. Assrof Media - Monday, 03 May 2021 | 12:16 AM



"ENGKOK TAK AGEBEYYAH SANTREH SE ALEM TAPEH AGEBEYYEH SANTREH SE ISTIQOMAH" ( "SAYA TIDAK AKAN MEMBINA SANTRI UNTUK PINTAR AKAN TETAPI SAYA AKAN MEMBINA SANTRI MENJADI ORANG YANG ISTIQOMAH ")
Enam belas tahun berlalu Al-Maghfurlah Al-Muallim meninggalkan kita,sosok seorang guru yang sederhana ,ikhlas,waro',dan istiqomah adalah kehidupan beliau,membimbing dan senang menasehati para santri beliau agar meraih Ridho Alloh SWT adalah misi mengajarnya.
Konon Al-Muallim pernah mengakatakan perkataan di atas,perkataan ini merupakan motivasi beliau kepada para santri beliau agar mereka senantiasa untuk berusaha menjadi pribadi yang istiqomah dalam menjalani segala hal ibadahnya,terutama dalam sholat berjamaah atau dalam muthola'ah ( belajar ),yang keduanya merupakan amaliyah yang harus di jalani oleh semua santri sebagai thoriqoh meraih ilmu yang barokah dan bermanfaat.
Dengan ini bukan berarti beliau tidak perhatian terhadap ilmu atau tidak mengharapkan santrinya alim,akan tetapi perkataan ini beliau sampaikan semata-mata sebagai motivasi agar santri-santri beliau menjadi santri yang istiqomah, karena dengan istiqomah ini tentunya akan membawa santri pada peringkat alim itu sendiri ,seperti istiqomah belajar setiap pagi dan sore sebagai usahanya dan istiqomah berjamaah sebagai doanya.Inilah yang dimaksud perkataan beliau di atas.

Jadi jelas,bahwa perkataan beliau bukan berarti membelakangi alim akan tetapi alim itu akan mudah diraih dengan sebuah keistiqomahan, sehingga beliau juga pernah mengatakan bahwa "Santreh se ngaolle barokah, santreh se seggut abersian ketabbeh " artinya santri yang sering muthola'ah meski sudah berhenti dan sibuk dengan pekerjaan rumah tangganya, tapi mereka masih sempat untuk membuka kitab untuk sekedar mengingat-ingat apa yang telah di pelajarinya selama di pondok.
Maka jelas bahwa perkataan beliau di atas sebenarnya memberikan motivasi untuk para santri beliau agar menjadi pribadi yang istiqomah belajarnya.Sehingga kalau hal ini sudah di tanam sejak dini maka jelaslah kesuksesan akan diraihnya yaitu meraih ilmu barokah dan bermanfaat sebagai tujuan seorang santri dalam menuntut ilmu.
Maka dari itu, kita sebagai seorang santri beliau semoga kita bisa meniru dan meneladani beliau dalam menjalani kehidupan ini, dan mendapatkan barokah beliau sebagai seorang guru yang istiqomah ,alim,waro',dan amanah .Wallohu A'lam.Amin……….

Next News

Grebeg Maulud: Ritual Rebutan Berkah yang Bikin Jantung Mau Copot tapi Tetap Nagih
17 hours ago

Mencicipi Hangatnya Paskah di Indonesia: Dari Ritual Syahdu Sampai Perburuan Telur yang Chaos
17 hours ago

Mappacci: Bukan Sekadar Pakai Kutek, Tapi Ritual 'Deep Cleaning' Jiwa ala Bugis-Makassar
17 hours ago

Ngeri-Ngeri Sedap: Mengulik Debus, Warisan Jawara Banten yang Bikin Bulu Kuduk Berdiri
17 hours ago

Menyesap Wangi Krisan di Tomohon International Flower Festival: Bukan Sekadar Pawai Bunga Biasa
17 hours ago

Menunggu Malam Pangerupukan: Seni, Keringat, dan Mistisme di Balik Megahnya Ogoh-Ogoh
17 hours ago

Galungan: Saat Bali Berubah Jadi Estetik, Wangi, dan Penuh Cerita
17 hours ago

Mengenal Erau: Pesta Rakyat Kalimantan Timur yang Lebih dari Sekadar Hura-hura
17 hours ago

Seren Taun: Bukan Sekadar Pesta Panen, Ini Cara Orang Sunda Berterima Kasih pada Semesta
17 hours ago

Bukan Cuma Sekadar Pesta: Menyesap Magis di Semarak Festival Danau Toba
17 hours ago





