SEMANGAT MENGABDI: PP. ASSIROJIYYAH LEPAS 280 GURU TUGAS KE PELOSOK NEGERI
PT. Assrof Media - Wednesday, 30 April 2025 | 03:08 AM


Assirojiyyah.Online. Kobaran semangat mengiringi pelepasan 280 Guru Tugas (GT) Pondok Pesantren Assirojiyyah pada Selasa (29/4/2025). Bertempat di Rumah Khas Kalimantan, Kmp. Halelah, para utusan pendidikan ini siap mengemban amanah mulia di berbagai lembaga pendidikan Islam di berbagai penjuru wilayah. Acara pelepasan yang khidmat ini dihadiri oleh Pengasuh Pondok, Ketua Umum, Kepala Biro Pendidikan, dan para Penanggung Jawab Guru Tugas (PJGT).
Dalam acara pelepasan tersebut, Pengasuh PP. Assirojiyyah, KH. Athoulloh Busiri, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para Penanggung Jawab Guru Tugas (PJGT) atas dedikasi mereka dalam memajukan pendidikan Islam. Beliau juga berpesan kepada para Guru Tugas untuk sungguh-sungguh mengamalkan ilmu yang telah mereka peroleh di pesantren. "Seorang Guru Tugas sejatinya adalah santri yang terus aktif dalam dunia pendidikan," tegas beliau. Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya bimbingan dari para PJGT dalam hal adaptasi di lingkungan tugas yang baru. "Pengalaman dan pemahaman tata krama di berbagai daerah ada pada para PJGT," imbuhnya, seraya mengingatkan bahwa bekal yang didapatkan di pondok relevan untuk dijalankan di tempat tugas.

Pada tahun ini, sebanyak 280 Guru Tugas terpilih diberangkatkan, berasal dari berbagai daerah untuk ditempatkan di 223 lembaga yang membutuhkan tenaga pendidik berkualitas, dengan rincian: 250 GT Madura, 32 GT Kalimantan Barat, 2 GT Kalimantan Selatan, 1 GT Balikpapan, 6 GT Sumatera, 2 GT Jakarta, 3 GT Bekasi, dan 4 GT Surabaya.
Program pengiriman Guru Tugas yang telah menjadi agenda rutin PP. Assirojiyyah ini adalah manifestasi nyata dari komitmen pesantren dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan tenaga pendidik yang kompeten dan berdedikasi.
Ustaz Shofiyulloh, salah satu Guru Tugas kelas Nidzomiyah 3, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya menyambut amanah ini. "Ini adalah kesempatan emas bagi saya, meskipun menjadi pengalaman pertama bertugas di luar pulau. Namun, dengan restu guru dan para masyaikh, saya optimis dapat menjalankan tugas ini dengan baik," ujarnya penuh semangat.

Dengan bekal ilmu dan restu dari para kiai, ratusan Guru Tugas Assirojiyyah ini siap menebar manfaat dan mencerdaskan kehidupan bangsa di berbagai pelosok negeri. Semangat pengabdian mereka menjadi cerminan komitmen pesantren dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. (Alhariz09)
Next News

Grebeg Maulud: Ritual Rebutan Berkah yang Bikin Jantung Mau Copot tapi Tetap Nagih
17 hours ago

Mencicipi Hangatnya Paskah di Indonesia: Dari Ritual Syahdu Sampai Perburuan Telur yang Chaos
17 hours ago

Mappacci: Bukan Sekadar Pakai Kutek, Tapi Ritual 'Deep Cleaning' Jiwa ala Bugis-Makassar
17 hours ago

Ngeri-Ngeri Sedap: Mengulik Debus, Warisan Jawara Banten yang Bikin Bulu Kuduk Berdiri
17 hours ago

Menyesap Wangi Krisan di Tomohon International Flower Festival: Bukan Sekadar Pawai Bunga Biasa
17 hours ago

Menunggu Malam Pangerupukan: Seni, Keringat, dan Mistisme di Balik Megahnya Ogoh-Ogoh
17 hours ago

Galungan: Saat Bali Berubah Jadi Estetik, Wangi, dan Penuh Cerita
17 hours ago

Mengenal Erau: Pesta Rakyat Kalimantan Timur yang Lebih dari Sekadar Hura-hura
17 hours ago

Seren Taun: Bukan Sekadar Pesta Panen, Ini Cara Orang Sunda Berterima Kasih pada Semesta
17 hours ago

Bukan Cuma Sekadar Pesta: Menyesap Magis di Semarak Festival Danau Toba
17 hours ago





