Notice: Undefined variable: encoded_url in /home/u347206317/domains/assirojiyyah.online/public_html/wp-content/plugins/fusion-optimizer-pro/fusion-optimizer-pro.php on line 54
Istighosah Dan Do'a Bersama Menyambut 1 Abad (Nahdlatul Ulama), Menjemput Abad Kedua. - PONDOK PESANTREN ASSIROJIYYAH
Wednesday, June 19pondok pesantren assirojiyyah
Shadow

Istighosah dan Do’a Bersama Menyambut 1 Abad (Nahdlatul Ulama), Menjemput Abad Kedua.

Spread the love
1 Abad
Tampak salah satu pengurus PP. Assirojiyyah hadir sebagai pembawa acara (Foto: Filman Irocky)

assirojiyyah.online, Semua masyarakat khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU) tidak ingin kelewatan momentum 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) ini. Aneka kegiatan untuk menyambut sekaligus menyemarakkan 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) telah dilaksanakan di berbagai elemen mulai dari lembaga pendidikan maupun di berbagai Pondok Pesantren.

Berdasarkan instruksi dari KH. Itqon Bushiri selaku Ka. Biro Litbang PP. Assirojiyyah sekaligus Ka. PCNU Sampang dan atas restu KH. Atoulloh Bushiri, Pondok Pesantren Assirojiyyah melakukan kegiatan istighosah dan doa bersama untuk menyambut 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) yang bertempat di lahan Barat Sungai, Kelurahan Polagan, Dusun Halelah Kab. Sampang pada Senin Malam (06/02/2023).

Kegiatan yang juga dilaksanakan live secara virtual diikitu oleh semua jenjang santri baik putra maupun putri.

Ag. Misbahus sudur selaku Ka. Panitia menilai bahwa kegiatan merupakan momentum yang sangat istimewa.

“Karena di satu abad NU ini merupakah suatu hal sangat luar biasa bagi kita semua khususnya bagi warga Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Ag. Nashiri selaku salah satu panitia acara menuturkan bahwa pada acara tersebut terdapat 178 bendera meliputi 100 bendera NU dan 78 bendera merah putih yang ditancapkan sekaligus mengelilingi para santri di lahan barat sungai dengan tujuan semoga para santri tetap solid dalam naungan NU dan mencintai tanah air Indonesia.

Diketahui Antusiasme santri dalam mengikuti kegiatan ini sangatlah tinggi. Hal itu dilihat dari sorak gembira santri seraya mengayunkan bendera saat acara ramah tamah berlangsung.

Baca Juga:

Mantan Gubernur yang Meniti Jalan Sufi

Adapun susunan acara tersebut ialah pembukaan, qiro’atil Quran, menyanyikan lagu kebangsaan dan ya Lal Wathon, istighosah dan doa bersama, sambutan, penutup dan ramah tamah yang diisi dengan hadroh Al-banjari Assirojiyyah.

Mazani salah satu santri asal Kab. Bangkalan mengaku sangat bahagia dan bersyukur atas adanya istighosah dan doa bersama ini  karena, meski tidak bisa hadir di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur pihaknya juga bisa menyambut dan menyemarakkan 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) dengan mengikuti kegiatan tersebut.

 “Alhamdulillah, wajib kita syukuri adanya istighosah dan doa bersama ini meskipun tidak bisa menghadiri ajang 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Delta Sidoarjo,” ujarnya.

Selain di live secara virtual dalam kegiatan ini pihak media pondok pesantren juga menyediakan jasa foto plus cetak bagi santri yang ingin mengabadikannya.

 “semoga dengan adanya pemasangan 178 bendera ini para santri tetap ada di naungan NU dan mencintai tanah air Indonesia,” harap Ka. Panitia pria asal Kabupaten Bangkalan. (ZEN)

2 Comments

  • Very well written article. It will be helpful to anyone who employess it, including me. Keep doing what you are doing – looking forward to more posts.

  • I would like to thnkx for the efforts you’ve put in writing this site. I’m hoping the same high-grade web site post from you in the upcoming as well. Actually your creative writing skills has inspired me to get my own site now. Really the blogging is spreading its wings quickly. Your write up is a good example of it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *