Shadow

Pihak RT (Rumah Tangga) Pondok Pesantren Assirojiyyah Tambah Prasarana Baru

Wudhu'
Prasarana tempat wudhu’ yang bertempat di sebelah timur Daerah D (Foto: Zen)

assirojiyyah.online, Guna mempermudah para santri saat mengambil wudhu’, Pondok Pesantren Assirojiyyah melalui Biro Pembangunan dan Wakaf kembali menambah prasarana tempat wudhu’ yang bertempat di sebelah timur Daerah D pada Sabtu (20/08/2022) dan selesai pada selasa (13/09/2022) kemarin.

Penambahan prasarana tersebut merupakan inisiatif pengasuh (KH. Athoulloh Bushiri) yang kemudian diamanahkan kepada pihak RT (Rumah Tangga) sebagai pelaksana.

Ag. Hamim selaku ketua Pembangunan dan Wakaf PP. Assirojiyyah menyampaikan, pembuatan prasana tersebut dilatarbelakangi oleh para santri khususnya santri baru yang merasa takut dan agak jauh jika harus ke MCK (Mandi, Cuci, Kakus).

“Karena kondisinya anak-anak sekarang ini banyak yang kecil terutama bagi santri baru yang merasa jauh dan takut apabila mau ke MCK,” tuturnya saat ditemui di komplek lapangan Barat Sungai.

Perlu diketahui, menurut pria asal Jinginjing tersebut, bahwa proses pembangunan prasana itu hanya membutuhkan waktu hampir satu bulan.

Baca Juga:

https://assirojiyyah.online/ikapass-sebagai-pencetus-forum-yang-ada/

“Ya, kalau waktu pembuatannya hampir satu bulan,” ungkapnya.

Salah satu pihak RT (Rumah Tangga) Saiful (25) mengatakan bahwa prasarana tersebut ditargetkan sudah bisa digunakan oleh para santri dalam jangka waktu 3 hari setelah proses pembangunan selesai.

Selain itu, Ag. Hamim sangat menegaskan kepada para santri agar tempat Wudhu tersebut digunakan dengan baik.

“Tempat itu khusus wudhu’ bahkan itu sangat dilarang digunakan untuk mandi,” tegasnya.

Diketahui, bahwa proses pembuatan tempat wudhu’ ini sempat vakum, karena pihak pekerja masih belum memiliki keramik yang serupa dengan keramik yang lama baik warna ataupun motif hingga proyek ini dapat dilanjutkan.

“Semoga bermanfaat dan dijaga dengan baik,” harap pria asal Jinginjing itu. (Zen)

Leave a Reply

Your email address will not be published.