REDUPNYA ETIKA DAN MORAL
PT. Assrof Media - Tuesday, 14 January 2025 | 04:00 PM


Oleh: Khoirul Umam Al-Kajjany
Manusia adalah Makhluk sosial yang mana antara satu dengan yang lain pasti saling membutuhkan. Dalam hal bersosialisasi manusia perlu dibatasi dan diawasi karena tak sedikit kita temukan generasi anak milenial di zaman yang canggih seperti sekarang ini kurang atau minimnya etika dan moral.
Bahkan tak jarang sering kita temukan di seluruh saluran berita di televisi, mereka melakukan tindakan yang arogan seperti tawuran dan lebih parahnya lagi sampai melakukan tindakan kekerasan seperti pembunuhan pemerkosaan dan lain sebagainya.
Dalam menyikapi hal ini kita harus memahami dan meneliti apa penyebab atau faktor-faktor menurunnya etika dan moral ini?. Penyebab minimnya etika dan moral dapat banyak faktor di antaranya adalah:
- Kurangnya Dekat dengan Keluarga.
Keluarga adalah salah satu faktor baik atau buruknya etika dan moral seseorang. Karena mereka lah yang selalu berdampingan, berkumpul mengajarkan hal kecil dan lain sebagainya. Maka jauh dari mereka adalah faktor menurunnya etika seseorang.
- Salah dalam Memilih Teman.
Salah satu faktor besar minimnya moral dan etika adalah teman, karena teman dapat mempengaruhi atau merubah kebiasaan dan keadaan seseorang.
- Minimnya Pendidikan.
pendidikan merupakan faktor utama terbentuknya karakter, etika dan moral seseorang. karena dengan pendidikan, seseorang mengetahui mana perkara yang baik dan mana perkara yang buruk. Pendidikan yang baik melahirkan produk yang berkualitas. Namun, sebaliknya, pendidikan yang buruk maka akan melahirkan kualitas yang buruk.
Oleh karena itu penting bagi kita, mengintrospeksi diri serta memperbaiki diri untuk mengatasi dan mencegah menurunnya moral seperti sekarang ini. Dengan dekat kepada keluarga dan mencintai mereka termasuk juga dengan kita harus cerdas memilih teman, karena mereka cerminan kita.
Pendidikan juga faktor penting dalam berpartisipasinya minimnya moral. Dalam hal ini wajib bagi kita untuk menyeleksi pendidikan yang layak, baik dan bermartabat. Agar kita dapat mencegah kemerosotan moral generasi yang akan datang.
Next News

Pir: Si Buah Rendah Profil yang Diam-Diam Jadi Pahlawan Usus Kita
16 hours ago

Si Hijau yang Sering Terasing: Kenapa Timun Adalah Kunci Biar Nggak Gampang Emosi Saat Cuaca Panas
16 hours ago

Tomat: Si Merah Penyelamat Mata Lelah dan Kulit Kusam di Tengah Gempuran Gadget
16 hours ago

Kelengkeng: Si Kecil Manis yang Bikin Saraf Gak Gampang Korslet
16 hours ago

Kurma: Si Kecil Pembangkit Tenaga yang Lebih Ampuh dari Janji Manis Mantan
16 hours ago

Leci: Si Kecil yang Jadi Penyelamat Saat Cuaca Lagi Gak Ngotak
16 hours ago

Lemon: Antara Tren Estetik Instagram dan Realita Detoks yang Sebenernya
16 hours ago

Blackberry: Senjata Rahasia Anti-Aging yang Sering Terlupakan
16 hours ago

Si Kecil Biru yang Bikin Otak Nggak Gampang Lemot: Rahasia di Balik Populeritas Blueberry
16 hours ago

Ceri: Si Mungil Penyelamat Buat Kamu yang Capek Meradang
16 hours ago





