Shadow

Khutbah Jumat: Posisi-posisi Puncak

Spread the love
Posisi

Khutbah Jumat, 3 Robius Tsani 1439 H / 21 Desember 2017 M

Khutbah Pertama

الْحَمْدُ لِلَّهِ الْعَزِيزِ الْغَفُورِ، أَمَرَنَا بِالاِسْتِبَاقِ إِلَى مَعَالِي الْأُمُورِ، وَبُلُوغِ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ،وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، فَاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ. أَمَّا بَعْدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ وَطَاعَتِهِ، قَالَ سُبْحَانَهُ:( إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ)

Jamaah Jum’at rohimakumulloh

Marilah kita senantiasa menjaga taqwa kita kepada Alloh subhanhu wata’ala dengan senantiasa meraih posisi-posisi puncak dalam pengamalan ibadah kepada Alloh subhanahu wata’ala bukan hanya beribadah dengan derajat ala kadarnya. Dewasa ini melaksanakan perintah agama mulai menurun, lebih-lebih ketika kesulitan perjalanan digantikan oleh kunci kontak. Ketika kesulitan mencari ilmu dengan menghadap guru digantikan oleh ujung jemari. Ketika silaturrahmi digantikan oleh sinyal suara dan visual. Dan kesulitan zaman dahulu digantikan oleh kemudahan. Di sinilah kita sudah banyak meninggalkan kebaikan. Karena setiap kebaikan Alloh lipat gandakan 10 kali lipat kebaikan. Tidak jarang saudara kita rajin duduk depan tv bakda maghrib karena alasan kepentingan meraih berita padahal tv lain juga akan mengulang berita yang sama setelah Sholat Isya’. Sebegitu sulitkah kita mengisi waktu maghrib untuk berdzikir dan membaca Al-Qur’an. bahkan para ulama melarang belajar kecuali untuk Al-Qur’an dan dzikir. Patut kita renungkan kembali di jumat ini untuk merubah pola hidup kita yang sudah semakin jauh dari kebaikan yang selama ini dianggap pekerjaan orang kuno. Agar tidak memberi pelajaran buruk kepada generasi setelah kita. Sehingga generasi muda menganggap kebaikan adalah pekerjaan orang tua dan menyerahkan amal sholeh kepada orang lain. Rasulullah Saw bersabda:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُحِبُّ مَعَالِيَ الْأُمُورِ، وَيَكْرَهُ سَفْسَافَهَا

“Sesungguhnya Allah mencintai perkara yang mulia dan membenci perkara rendahan”(Al-Mu’jam Al-Awsath 3/210). Janganlah kita banyak telibat dalam ajang rebutan posisi rendahan di sisi Alloh subhanahu wata’ala, yaitu mewakilkan kebaikan kepada orang lain. Keyakinan bahwa Alloh melindungi dan menganugerahkan kenikmatan nyata di dunia dan akhirat harus betul-betul ditanamkan. Di manapun dan kapanpun kita melaksanakan amal baik dengan mengharap ridho Alloh pasti akan bahagia. Jangan biarkan kita terlena dengan perhiasan dunia yang justru menjauhkan kita kepada Alloh subhanahu wata’ala. Sementara orang-orang yang jauh diterlenakan oleh kenikmatan dunia tidak akan mengingat dan menghormati Alloh, Alloh Swt berfirman:

وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ إِذْ قَالُوا مَا أَنزَلَ اللَّهُ عَلَىٰ بَشَرٍ مِّن شَيْءٍ ۗ ………الاية

“Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya, di kala mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia”. (Al- An’am 91)

Jamaah Jumat rohimakumulloh,

Tatkala kesenangan dunia dari banyaknya harta, anak yang tumbuh menjadi sehat, jabatan yang dikejar dari titik nol, ilmu yang mudah didapat dengan menelusuri media sosial dan lain sebagainya seakan akan kita merasa tidak ada campur tangan Alloh subhanhu wata’ala dalam semua keberhasilan. Dari sinilah akan lahir sikap tidak peduli kepada Alloh subhanahu wata’ala. Lahirnya sikap seperti tidak peduli akan semakin tumbuh dan tumbuh sampai benar-benar melupakan Alloh, naudzubillah min dzalik. Maka sebelum sifat egois menguasai kita, dan semua kenikmatan dunia menjauhkan kita kepada Alloh subhanahu wata’ala segeralah kita kembali kepada Alloh. Kemudian putarlah arah kehidupan kita hanya untuk Alloh subhanahu wata’ala. Dan menjelajahi derajat setinggi-tingginya, tidak oportunis hanya mengandalkan orang lain untuk beramal baik di sisi Alloh, sementara kita hanya melakukan amal ala kadarnya. Disebutkan dalam firman-Nya:

فَاسْتَبِقُوا الخَيْرَاتِ

“Dan berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan” (Al Baqarah: 148). Tinggalkan keragu-raguan yang melemahkan kendali diri untuk melaksanakan niat baik dan beramal baik.  Di satu sisi manusia sibuk melakukan ibadah dan bagian lain manusia sibuk menyalahkan bahkan merendahkan ibadah yang dikerjakan para wali pembawa misi Islam di Indonesia. Sungguh sangat disayangkan mereka menghantam saudaranya sendiri dengan dalil Al-Qur’an dan hadits seakan-akan saudaranya beramal tanpa Al-Qur’an dan hadits. Padahal Rosululloh sollallohu alaihi wasallam tidak mengajarkan para sahabat untuk menghina dan merendahkan amaliyah saudaranya sekalipun tidak seagama. Mengapa tidak sebaiknya kita saling bersaing dalam kebaikan pasti ini lebih bermartabat dan terhormat daripada mematahkan semangat saudaranya sendiri. Alloh subhanahu wata’ala berfirman:

وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ

“Dan untuk yang demikian itu, hendaknya orang berlomba-lomba.” (Al-Muthaffifin 26)

Semoga kita mendapatkan kekuatan untuk meraih amaliyah terbaik dan dicintai Alloh dan rosulnya. Dengan senantiasa mengutamakan kebaikan dalam diri kita sendiri dan keluarga. Amin ya robbal alamin.

إن أحسن الكلام كلام الله الملك المنان وبقوله يهتد المهتدون أعوذبالله من الشيطان الرجيم

بسم الله الرحمن الرحيم

وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ إِذْ قَالُوا مَا أَنزَلَ اللَّهُ عَلَىٰ بَشَرٍ مِّن شَيْءٍ ۗ قُلْ مَنْ أَنزَلَ الْكِتَابَ الَّذِي جَاءَ بِهِ مُوسَىٰ نُورًا وَهُدًى لِّلنَّاسِ ۖ تَجْعَلُونَهُ قَرَاطِيسَ تُبْدُونَهَا وَتُخْفُونَ كَثِيرًا ۖ وَعُلِّمْتُم مَّا لَمْ تَعْلَمُوا أَنتُمْ وَلَا آبَاؤُكُمْ ۖ قُلِ اللَّهُ ۖ ثُمَّ ذَرْهُمْ فِي خَوْضِهِمْ يَلْعَبُونَ

بارَكَ اللهُ لِي ولكُمْ فِي القرآنِ العظيمِ ونفعَنِي وإياكُمْ بِمَا فيهِ مِنَ الآياتِ والذكْرِ الحكيمِ وبِسنةِ نبيهِ الكريمِ أقولُ قولِي هذَا وأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي ولكُمْ، فاستغفِرُوهُ إنَّهُ هوَ الغفورُ الرحيمُ

الخطبة الثانية

اَلْحَمدُ للهِ حَمْداً كَمَا أَمَرَ,وَاَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَه, إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الإنس وَاْلبَشَرِ , اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ مَا اتَّصَلَتْ عَيْنٌ بِنَظَرٍ وَأُذُنٌ بِخَبَرٍ, أَمَّابَعْدُ : فَيَا أيها الناس اِتَّقُوا الله تَعَالىَ وَذَرُوْا الْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ وَحَافِظُوا عَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ الله أَمَرَكُمْ بِأَمْرِ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ فَقَالَ تَعَالىَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمَاً إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتُهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِىِّ يَاأيُّهَاَ الَّذِيْنَ اَمَنُوا صَلوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيْمًا اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فى العالمين إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ,

 اَللَّهُمَّ وَارْضَ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّا شِدِيْنَ الَّذيْنَ قَضَوا بِالْحَقِّ وَكَانُوا بِهِ يَعْدِلُوْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَان وَعَلِىِّ وَعَنْ الستة المتممين للعشرة الكرام وَعَنْ سَائِرِ أَصْحَابِ نَبِيِّكَ أَجْمَعِيْن وَعَنِ التَّابِعِيْن وتابع التابعـيـن وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانِ إِلىَ يَوْمُ الدِّيْنِ .

اللهم لا تجعل لأحد منهم فى عنـقـنا ظلامة ونجّنا بحبهم من أهوال يوم القيامة  اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالمُسْلِمِيْن و أهلك َالْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِيْنَ  وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ . اَللَّهُمَّ أَمِنَّا فىِ دُوْرِنَا وَأَصْلِحْ وُلاَةَ أُمُوْرِنَا   وَاجْعَلِ اللَّهُمَّ وِلاَيَتُنَا فِيْمَنْ خاَفَكَ وَاتَّقَاكَ,  اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَات وَالْمُؤْمِنِين وَالْمُؤْمِنَات اَلأَحْيَاء مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَاوَاهِبَ الْعَطِيَّاتِ اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الغَلاَءَ وَالوَبَاء وَالرِبَا وَالزِنَا والزَّلاَزِلَ وَالمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتَنِ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خاَصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلاَدِ المُسْلِمِيْنَ عاَمَّةً يَارَبَّ العَالَمِيْنَ , رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عباد الله…… إِنَّ الله يأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَان وَإِيْتَاء ذِى القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالمُنْكَرِ وَالْبَغْى يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ, فاَذْكُرُوا اللهَ العَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

1 Comment

  • I got what you intend, thankyou for posting.Woh I am delighted to find this website through google. “Spare no expense to make everything as economical as possible.” by Samuel Goldwyn.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *