Shadow

IKAPAS Sidoarjo Diresmikan oleh KH. Athoulloh Bushiri

IKAPPAS SIDOARJO

Ponpes Assirojiyyah, Sampang – Ikatan Alumni Pondok Pesantren Assirojiyyah Surabaya (IKAPASS), resmi membentuk korca baru di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya. Korca yang diberi nama Ikatan Alumni Pondok Pesantren Assirojiyyah Sidoarjo (IKAPASDA) diresmikan langsung oleh pengasuh, KH. Athoulloh Bushiri, pada Senin (13/1/2020 di Sidoarjo, Jawa Timur.

Ketua II IKAPASDA, Subhan mengatakan, Korca tersebut dibentuk untuk meningkatkan perkembangan kajian kitab tiga bulanan di IKAPAS Surabaya. “Maka Ketua IKAPAS Surabaya berinisiatif untuk mendata ulang alumni Sidoarjo dan sekitarnya, meliputi Pasuruan, Mojokerto, dan Jombang,” tuturnya.

                Dia menjelaskan, untuk sementara manajemen IKAPASDA masih berada di bawah naungan IKAPAS Surabaya. Namun, untuk selanjutnya jika sudah bisa mandiri maka manajemen akan diserahkan kepada IKAPASDA sendiri. “Tapi untuk jangka waktu panjang, kita berusaha mandiri,” terangnya.

Subhan memaparkan, untuk pembentukan IKAPASDA ini sudah dibentuk pada tanggal 05 November 2019 lalu. Namun untuk peresmiannya dilakukan pada tanggal 13 Januari 2020, bersamaan dengan ajian tiga bulanan IKAPAS Surabaya yang diselenggarakan di Sidoarjo sekaligus pelantikan kepengurusan IKAPAS Sidoarjo.

Sementara jumlah anggota yang sudah terdata saat ini sebanyak 56 orang dan kegiatan yang dilakukan IKPASDA yaitu rutinitas bulanan setiap malam Rabu Kliwon yang diisi Yasinan, Tahlil, Sholawat dan Pengumpulan dana pesantren. “Alhamdulillah, IKAPASDA mempunyai rutinitas yang dilaksanakan pada malam Rabu Kliwon, yang akan diisi dengan Yasinan, Tahlil, Sholawat dan Pengumpulan dana,”pungkasnya.

                Sementara itu, ketua IKAPAS Surabaya, Utsadz Syahrondi membenarkan bahwa ide atau inisiasi pembentukan IKAPASDA itu muncul dari pihaknya. “Iya memang itu ide saya, awalnya saya bentuk Korwil Sidoarjo. Namun setelah pembentukan, kami lihat animo alumni di Sidoarjo sangat antusias, maka kami berinisiatif untuk membentuk IKAPAS Sidoarjo, alhamdulillah tercapai. Namun kegiatan rutin tiga bulanan di Surabaya jadi satu dengan Sidoarjo,” urainya saat dikonfirmasi. (Umam/Lis/Aan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *