BERSOSIAL MEDIA DENGAN AKHLAK
PT. Assrof Media - Saturday, 06 June 2026 | 10:35 AM


Berbicara soal media sosial tentu yang terlintas di pikiran kita adalah tiktok, instagram,facebook,whatsapp,dan lain sebagainya.banyak dari kalangan kita yang meamanfaatkan sosial media hanya sebatas menghilangkan kejenuhan,stres,dan rasa bosan atau hanya sekedar chatingan.
Berangkat dari itu banyak hal yang bisa kita ambil manfaaat dari media sosial itu sendiri ,dulu dakwah atau mensyiarkan agama islam hanya bisa dilakukan dari masjid ke masjid ,taoi sekarang dengan perkembangan zaman yang sangat begitu cepat dan masif dengan hadirnya telpon genggam yang juga sangat bervariabel
Di bantu dengan platfom media sosial yang bermacam macam dakwah bisa di lakukan di manapun dan kapanpun kita mau dan dalam bentuk apapun misalnya berupa video pendek,tulisan,podcast,dan lain sebagainya.
Namun, media sosial juga membawa tantangan besar bagi kita terutama santri,tidak sedikit anak muda yang kehilangan adab ketika berada di dalam dunia maya,beragam kejahatan mucul akibat penggunaan sosial media yang sembarangan mulai dari fitnah,ujaran kebencian,saling menghina,hingga penyebaran hoaks menjadi pemandangan yang di anggap hal biasa,padahal dalam ajaran islam,lisan dan tulisan sama-sama harus di jaga.apa yang diketik akan dipertanggungjawabkan sebagaimana ucapan yang keluar dari lisan.
Sangat memprihatinkan dan patut di sayangkan banyak orang orang berlomba lomba untuk meraih dan mendapatkan sebuah kata viral rela mengumbar umbarkan aibnya,membuat konten yang tidak pantas bahkan mempermainkan agama.fenomena ini menjadi bukti bahwa kecanggihan teknologi tidak selalu di iringi dengan kedewasaan akhlak.
Di sinilah peran santri sangat di butuhkan santri harus hadir sebagai penyejuk di tengah bergejolakanya dan panasnya media sosial dengan menghadirkan konten konten dakwah yang milenial dan tentunya kekinian agar dapat di terima dan di respons baik oleh kaum muda mudi di sosial media santri tidak boleh jadi penonton perkembangan zaman saja akan tetapi harus ikut andil dan berparsitipasi dalam mengikuti perkembangan zaman.maka santri masa kini bukan hanya di tuntut pandai membaca kitab,tetapi juga bijak membaca keadaan zaman.
Next News

PANCASILA: CAHAYA PERSATUAN DALAM BINGKAI KEBERAGAMAN
5 days ago

JERAT KEMEWAHAN: ANTARA KESENANGAN SEMU DAN KEHANCURAN HAKIKI
7 days ago

SABAR MENGHADAPI ISTRI GALAK: ALLAH ANGKAT LEVEL JADI WALI QUTHUB
9 days ago

Hari Arafah: Hari Pengampunan dan Mustajabnya Doa
12 days ago

MENELAAH KEMBALI ARTI SEBUAH SOPAN SANTUN
14 days ago

MENYOAL LEGALITAS KEADILAN DI INDONESIA
16 days ago

Biografi Singkat Tokoh-tokoh Habib Berpengaruh di Indonesia
19 days ago

Bullying dan Dampak Psikologis Serius: Tinjauan dan Pencegahan
19 days ago

Ketekunan Melawan Kegagalan: Belajar Prinsip Air Menetes dari Ibnu Hajar al-Asqalani
19 days ago

Lima Peluang Emas: Meraih Keberhasilan Sebelum Keterbatasan Tiba
22 days ago
