BIKIN ROMANTIS ALA ROSULALLOH
PT. Assrof Media - Monday, 16 June 2025 | 03:00 PM


Hubungan suami istri jauh lebih berwarna dan bahagia jika keduanya bisa menciptakan hubungan yang romantis dengan pasangannya. Sebagai umat Nabi Muhammad SAW ada baiknya jika kita meniru cara romantis beliau kepada pasangan kita, ada beberapa hubungan romantis Rosulalloh yang bisa dilakukan kepada pasangan kita:
- Banyak Berkomunikasi.
Salah satu bentuk keromantisan Rosulalloh yang bisa kita terapkan adalah mengajak pasangan kita berbicara tentang banyak hal, mulai dari topik yang ringan, sedang, hingga yang berat sekalipun. Nah, ketika pasangan kita diajak berbincang, maka dia akan merasa bahwa keberadaannya selalu dianggap oleh kita. Dalam hal ini. Sayidah Aisyah ra menceritkan hadist berikut; "ketika malam hari Nabi berjalan bersama Aisyah, dan berbicara dengannya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
2. Ciuman Mesra.
Cara yang kedua ini juga tak kalah romantis dari yang pertama. Bila kita melakukannya kepada pasangan kita, maka keromantisan akan menyelimuti hubungan rumah tangga kit. Mengenai hal ini, dalam hadist Sayidah Aisyah pernah meriwayatkan. "Sungguh Nabi ketika mencium salah satu istrinya, beliau mengecup lidahnya." (HR. Maqdisi).
3. Tidur dipangkuan Pasangan.
Dalam hadist Sayidah Aisyah pernah mengatakan yang menjelaskan bahwa di antara sisi keromantisan Rosulalloh adalah beliau sering tidur di pangkuannya. "Dahulu Rosulalloh meletakkan kepalanya di pangkuanku kemudian membaca sedangkan aku dalam keadaan haid." (HR. Abu Dawud)
4. Memberikan panggilan Khusus.
Cara ini sederhana, tapi panggilan khusus yang mesra ini mampu memberikan kesan yang sangat romantis kepada pasangan kita. Setiap kali panggilan khusus yang mesra ini keluar dari lisan kita, laul didengar oleh pasangan kita, maka tentu pasangan kita merasa diistimewakan dan mendapatkan perhatian yang lebih dari kita. Ibnu-Atsir menyebutkan. "Beliau (Rosulalloh) memanggil (Aisyah) 'Ya Humaira' yang merupakan bentuk tasghir (panggilan kecil) dari 'Hamra' (merah) sedangkan yang dimaksud adalah putihi sering." (kitab an-Nihayah)
5. Mandi Bersama.
Mandi bersama merupakan cara romantis Rosulalloh bersama istri beliau , sesekali cara ini bisa diamalkan saat ada waktu kosong bersama pasangan kita. Berkenaan dengan ini, dalam hadist yang diceritakan oleh Sayidah Aisyah. "Dahulu aku mandi junub bersama Rosulalloh dari satu bejana di mana tangan kami bergantian (mengambil air) di dalamnya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Oleh: Moh Azril KPA
Next News

MENELAAH KEMBALI ARTI SEBUAH SOPAN SANTUN
2 days ago

MENYOAL LEGALITAS KEADILAN DI INDONESIA
4 days ago

Biografi Singkat Tokoh-tokoh Habib Berpengaruh di Indonesia
7 days ago

Bullying dan Dampak Psikologis Serius: Tinjauan dan Pencegahan
7 days ago

Ketekunan Melawan Kegagalan: Belajar Prinsip Air Menetes dari Ibnu Hajar al-Asqalani
6 days ago

Lima Peluang Emas: Meraih Keberhasilan Sebelum Keterbatasan Tiba
10 days ago

Dzul Qa'dah: Bulan 'Kejepit' yang Sering Terlupakan, Padahal Pas Banget Buat Healing Spiritual
a month ago

Dzul Qa'dah: Si Bulan Kalem yang Sering Dilupakan, Padahal Penuh "Privilege" dan Pantangan Gak Main-Main
a month ago

Nungguin Lebaran Haji Jangan Cuma Pas Motong Kambing, Yuk Pemanasan Spiritual dari Bulan Dzul Qa'dah!
a month ago

Dzul Qa'dah: Si Bulan 'Kalem' yang Sering Terlupakan, Padahal Penuh Makna
a month ago
