Shadow

KPPA

Kelompok Penulis dan Pers Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masa Pandemi

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masa Pandemi

KPPA
Oleh : Drs. H. Mahfud Anwari, M.Pd.I Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu hari besar Islam yang dirayakan oleh umat Muslim. Perayaan Maulid Nabi di Indonesia biasanya dilakukan dengan berbagai kegiatan seperti mengadakan pengajian dengan kelompok besar dalam satu tempat atau melakukan tradisi lainnya. Perayaan ini dianggap sebagai momentum untuk membangkitkan kembali semangat dan kecintaan kita kepada Rosullulloh SAW. Dan dalam rangka meningkatkan ketakwaan kepada Alloh SWT. Namun pada tahun ini, perayaan Maulid Nabi tidak bisa dilakukan seperti biasanya karena masih dalam suasana PPKM dan pandemi Covid 19. Menurut Satgas Penanganan Covid 19 menghimbau agar peringatan Maulid Nabi di masa pandemi ini hendaknya dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan sesuai ...
Acara Maulid Nabi di Tengah Himpitan Ekonomi

Acara Maulid Nabi di Tengah Himpitan Ekonomi

KPPA, Tausiyah
Oleh: Prof. Dr. Drs. H. Muhammad Djakfar, S.H., M.Ag Tanpa terasa, dunia  telah memasuki tahun kedua berkubang dalam suasana covid-19 yang sedemikian mencekam karena telah merobek-robek sendi kehidupan manusia skala global dalam multidimensi. Kehidupan sosial, ekonomi, politik, budaya, agama dan lain sebagainya, semuanya berjalan dalam tatanan yang tidak lagi normal sebagaimana biasanya. Ritual agama misalnya, dibatasi dengan aturan protokol kesehatan, terutama di tempat-tempat ibadah sebagai pusat ibadah umat Islam dalam meleksanakan kewajibannya.             Demikian pula dalam tatanan sosial keagamaan, kegiatan silaturahmi yang sangat dianjurkan dalam Islam mulai dibatasi pula dengan alasan menghindari penularan anta...

BELAJAR MENCINTAI

KPPA, Tausiyah
Indonesia merupakan negara yang kaya akan tradisi dan budaya. Setiap daerah memiliki tradisi atau budaya masing-masing (local wisdom), dan sebab inilah negera Indonesia disebut Negara Multikultural. Dari sekian banyaknya tradisi,  ada tradisi-tradisi yang mendapatkan sentuhan nilai-nilai Islam. Karena para wali songo juga ikut berperan melestarikan tradisi dan budaya  masyarakat pada saat itu. Menjelang akhir tahun 2021 ini, kita semua dihadapkan dengan datangnya Bulan Maulid, bulan yang menjadi momen istimewa bagi umat Islam sedunia termasuk Indonesia. Momen perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang sudah menjadi bagian tradisi umat dan berlangsung berabad-abad lamanya. Meski dapat dipastikan, perayaan kali ini tidaklah semeriah seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. ...
“Paistiqomah Ibedenah…….! Paistiqomah Bermasyarakat………! ben paistiqomah idelem Pendidikan”

“Paistiqomah Ibedenah…….! Paistiqomah Bermasyarakat………! ben paistiqomah idelem Pendidikan”

KPPA, Seputar Pondok, Tausiyah
(Istiqomahlah dalam hal ibadah, istiqomahlah dalam bermasyarakat, dan istiqomahlah dalam Pendidikan) Istiqomah merupakan sifat konsisten dalam mengerjakan sesuatu untuk menuju pada kesempurnaan diri (Insan kamil) dengan cara memenuhi tuntunan Alloh SWT secara maksimal. Istiqomah itu sendiri sangat erat kaitannya dengan aktivitas individu seperti halnya kegiatan ibadah, social masyarakat, dan aktivitas pendidikan.       Istiqomah dalam ibadah berarti keistiqomahan speitual antara seorang hamba dengan Tuhan-Nya, seperti sholat, puasa dan lain sebagainya yang kadang kala dikerjakan manusia secara suka-suka. Dalam artian saat senang orang melaksanakan ibadah, saat rasa senang berkurang, menurun pula kegiatan ibadahnya. Padahal istiqomah itu sendiri, di mana seseorang tetap konsisten...
PUNDAKMU INDONESIA

PUNDAKMU INDONESIA

KPPA, Seputar Pondok
Indonesia terdiri dari beribu-ribu pulau yang dikelilingi lautan internasional. Dibagian utara berbatasan dengan pulau mindanao. Di bagian timur berbatasan dengan negara Papua New Guene. Di bagian selatan, lautan luas yang bernama Samudera Indonesia atau Samudra Hindia. Sedangkan di bagian barat, berbatasan dengan perairan Laut Cina Selatan.      Indonesia telah memverifikasi sebanyak 2.590 pulau memiliki nama dan telah dilaporkan ke PBB pada konferensi ke-30, tahun 2017. Sidang UNCSGN (United Nations Conferense on Standarizaton of Geographichal Names) adalah sebagai wadah untuk menindaklanjuti implementasi dari resolusi yang disepakati pada UNCSGN. Sehingga, total pulau bernama bertambah menjadi 16.056 pulau, yang menjadikan negara kita luas.   &...
“JEK ROK NOROK MIMPIN TAHLIL, MIMPIN TAHLIL BEGI DEK PENDUDUK SETEMPAT BEIH, KAKEH TUGASEH MOROK BEIH.”

“JEK ROK NOROK MIMPIN TAHLIL, MIMPIN TAHLIL BEGI DEK PENDUDUK SETEMPAT BEIH, KAKEH TUGASEH MOROK BEIH.”

KPPA, Tausiyah
 (Jangan ikut-ikutan memimpin tahlil, memimpin tahlil itu serahkan pada penduduk setempat saja. Tugasmu mengajar saja) Petuah al Muallim kepada salah seorang santrinya yang tengah menjalani khidmat di masyarakat. Kebetulan, saat itu sang santri mengutarakan niatnya untuk berpindah ke lokasi baru. Sebagai guru sudah harusnya mengarahkan para muridnya agar tetap berhati-hati di dalam merefleksikan ilmu yang telah diperoleh. Petuah tersebut mengandung larangan terhadap suatu perseolan yang menyangkut kepentingan mesyarakat yaitu beliau melarang muridnya untuk menjadi memimpin tahlil. Kalimat beliau tidaklah sertamerta ditangkap dengan pemahaman yang sangat sederhana. Akan tetapi harus dikaji lebih dalam agar diketahui maksud sebenarnya. Makna melarang di sini bukan bera...
“SANTREH SE SOMBONG TAK KERAH OLLE ELMU BAROKAH, GURUH SE SOMBONG TAK KERAH ABAROKAEH”

“SANTREH SE SOMBONG TAK KERAH OLLE ELMU BAROKAH, GURUH SE SOMBONG TAK KERAH ABAROKAEH”

KPPA, Tausiyah
 (Santri yang sombong tidak akan memperoleh ilmu barokah, guru yang sombong tidak dapat memberikan barokah ilmunya)     Tawadu’ adalah sayap kedua setelah ketaatan bagi penuntut ilmu agar bisa terbang menggapai ilmu yang menfaat dan barokah. Dengan ketaatan, seorang telah membuka jalan bagi dirinya agar sampainya ilmu tidak terhalang oleh suatu apapun. Sedagkan tawadu’ berperan sebagai suplemen agar ilmu yang didapat tidak kehilangan fungsinya.     Maka dari dauh al Magfurlah al Muallim adalah ilmu yang menfaat dan barokah tidak akan pernah bisa diperoleh oleh seorang yang ingkar (tidak taat) dan takabhur (tidak tawadu’), karena sifat ingkar dan takabhur bagaikan api yang dapat menghancurkan segala sesuatu dengan cepat dan mudah.     Dawuh di...
MENJADI DHOMIR NA

MENJADI DHOMIR NA

KPPA, Tausiyah
Bagi kalangan pesantren, ilmu nahwu merupakan mata pelajaran primer yang wajib dikuasai. Karena dengan ilmu ini, khazanah keilmuan islam yang sangat luas dapat diselami secara mendalam.      Hal ini dikarenakan keilmuan islam dari zaman dulu sampai sekarang diwariskan dalam bentuk kitab berbahasa Arab yang kebanyakan tidak berharokat atau yang lebih populer disebut dengan “Kitab kuning atau Kitab gundul”.      Ilmu Nahwu adalah ilmu yang membahas tentang kaidah-kaidah grametika Bahasa Arab seperti perubahan harakat akhir dalam kalimat sehingga memudahkan seseorang untuk membaca dan memahami kitab kuning tersebut.      Namun dari sisi lain, ternyata dalam ilmu nahwu juga terdapat filosofi yang baik untuk diterapkan dalam menjalani kehidu...

Menstruasi hal yang wajib dipahami

KPPA
Salah satu hal yang membedakan Kaum Hawa dengan kaum Adam ialah perempuan mengalami haid sebagai ketetapan Alloh SWT. Haid atau Menstruasi adalah darah yang secara alami keluar dari alat kelamin perempuan ketika sudah menginjak usia 9 tahun (hijriyyah) tanpa adanya faktor penyakit atau hal lain (dalam kondisi sehat). Pada umumnya, Haid tersebut terjadi berulang-ulang sampai batas usia tertentu.    Bagi perempuan yang telah mengalami menstruasi akan berstatus menjadi mukallaf (orang yang mulai terbebani hukum-hukum syariat). Status mukallaf juga terjadi pada seseorang, baik laki-laki atau perempuan yang sudah berusia 15 tahun atau pernah mengalami ihtilam (mimpi basah) sebelum usia 15 tahun.    Selain ketentuan usia, Imam Syafi’I melalui hasil ijtihad dan pene...
BUAH DARI PENGABDIAN YANG IKHLAS

BUAH DARI PENGABDIAN YANG IKHLAS

KPPA, Pengumuman
ruman minang tempo dulu Almuallim, begituah para santri menyebut KH Ahmad Bushiri Nawawi, Muassis (pendiri) dan pengasuh pertama PP Assirojiyyah Kajuk, Sampang. Konon, sebutan Almuallim merupakan pemberian guru Beliau ( KH Kholil Nawawi Sidogiri ). Hal ini membuktikan, betapa beliau mempunyai hubungan yang erat dengan guru beliau. Beliau mondok di Pesantren Sidogiri pada usia 13 Tahun (11 Oktober 1943), yang saat itu masih diasuh KH Abdul Jalil. Setelah setahun berada di PP Sidogiri, atas perintah Hadratusyeh KH Abdul Jalil, beliau pindah ke Pondok Tebuireng sampai tahun 1945. Setelah menyelesaikan pendidikan di Pondok Tebuireng, beliau pindah ke jampes kediri selama 2 tahun. Dan pada tahun 1947, beliau kembali lagi ke PP Sidogiri yang saat itu sudah diasuh Oleh KH Kholil Nawa...
chat sekarang