Shadow

KPPA

Kelompok Penulis dan Pers Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk

PENGERJAAN MASIH 80%,  PANITIA PIPANISASI BUTUHKAN DANA

PENGERJAAN MASIH 80%, PANITIA PIPANISASI BUTUHKAN DANA

KPPA
assirojiyyah.online, Sampang- Setelah terlaksananya pengeboran sumber mata air pada 9 Oktober 2019 lalu, panitia pipanisasi beserta alumni Pondok Pesantren (PP) Assirojiyyah kini melakukan pembangunan tandon dan penyaluran pipa sepanjang 1 km. Program ini dilaksanakan pada Kamis, (16/01/20). Ag. Anisur Rohman Muhajir, selaku Sekretaris Pondok, mengatakan bahwa kelanjutan program ini, setelah pengeboran sumber mata air, kini beralih pada penyaluran pipa dan pembangunan tandon. Dan rencana ini ditargetkan selesai sebelum akhir tahun ajaran 1440-1441 H. “Saat ini sedang dalam pengerjaan pemasangan pipa ke tandon sekaligus tahap penyelesaian tandon,” terangnya saat ditemui Malam Rabu, 23.20 Wist. Adapun dana yang dianggar dalam program ini, Zainal Abidin, selaku Ketua Panitia Pipani...
SEMARAK PENUTUPAN MUHADATSAH OLEH KELAS VI

SEMARAK PENUTUPAN MUHADATSAH OLEH KELAS VI

Acara, KPPA
assirojiyyah.online, pada Sabtu kemarin (17/09/2022) Mahkamah Lughotul Arabiyah ( Kls enam) angkatan tahun 1444 H / 2022 M, kembali mengadakan acara rutinitas setiap semesternya yaitu Ikhtitamul Muhadasah Wal Munaqosyah (Penutupan Muhadasah dan Munaqosah) di halaman Pesantren. KH. Itqon Bushiri selaku Ka. Biro Litbang Pondok Pesantren Assirojiyyah dalam tausyiahnya menegaskan kembali akan kewajiban para santri dengan berbahasa Arab. "Pamerkan bahwa kalian sudah pinter berbahasa Arab, sekarang sudah waktunya pakek bahasa Arab yang kamu punya, kalau tidak bisa maka alangkah baiknya diam aja الصمت حكم،" tutur beliau. Dikisahkan, bahwa Al Marhum Al Maghfurlah Al Muallim tempo dulu juga memerintahkan kepada para santrinya untuk berbahasa Arab khususnya bagi santri yang ingin minta...
DAKWAH ERA BARU DAN METODENYA

DAKWAH ERA BARU DAN METODENYA

KPPA
DAKWAH ERA BARU DAN METODENYA “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran: 104) Dalam definisi umum, Islam adalah agama dakwah, yakni agama yang selalu mengajarkan umatnya untuk menyebarkan dan menyiarkan Islam kepada seluruh umat manusia sebagai rahmat bagi seluruh alam. Islam dapat menjamin terwujudnya kebahagiaan dan kesejahteraan umat manusia, bilamana ajaran Islam yang mencakup segenap aspek kehidupan itu dijadikan sebagai pedoman hidup dan dilaksanakan secara sungguh-sungguh.                 Ayat di atas merupakan referensi bahwa menyebarluaskan Isla...
Ibrahim Al-Khawwash, Pemilik Tombo Ati

Ibrahim Al-Khawwash, Pemilik Tombo Ati

KPPA
Ibrahim Al Khawwas, Pemilik Tombo Ati Tombo ati adalah salah satu judul syair yang begitu populer di Indonesia. Syair ini seringkali dijadikan puji-pujian setelah dikumandangkannya adzan. Konon syair ini diciptakan oleh Sunan Bonang, salah satu dari sembilan wali yang menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa. Meskipun demikian, banyak yang tidak mengetahui bahwa syair ini berasal dari perkataan Syekh Ibrahim al-Khawwash rodliyallohu anhu seperti yang dijelaskan dalam kitab at-Tibyan fi Adabi Hamalatil Quran karya Syekh Abi Zakariya Yahya an-Nawawi bahwa telah berkata tuan mulia yang memiliki beberapa karunia dan ilmu kemakrifatan, Ibrahim al-Khawwash rodliyallohu ta'ala anhu "Obat hati itu ada lima: mambaca Quran dengan bertadabbur (memikir-mikir) maknanya, mengosongkan perut (puasa), ...
Perdana, Santri Assirojiyyah Ikuti Pagar Nusa

Perdana, Santri Assirojiyyah Ikuti Pagar Nusa

KPPA, Pengumuman
Proses pelatihan Pagar Nusa (FOTO: Zen) assirojiyyah.online, Sampang – Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk Sampang adakan program bela diri Pagar Nusa (PN) untuk para santri (9/7/22). Program ini merupakan inisiatif Ketua Biro Litbang yang diamanahkan kepada pihak Balai Kesehatan Umum (BKU) sebagai pelaksana.Pagar Nusa ini terbuka bagi semua santri dari semua tingkatan kelas. Tercatat sebanyak 200 peserta yang terdaftar dan didominasi oleh kelas sanawi.Adapaun syarat menjadi peserta yaitu membayar uang pendaftaran Rp. 20.000 dan uang sumbangan Rp. 10.000 setiap bulan.“Uang sumbangan ini dipakai untuk membayar insentif pelatih yaitu Bapak Yudi dan enam orang stafnya”, ungkap Agus Amin selaku tim kesehatan. Baca Juga :https://assirojiyyah.online/nostalgia-30-menit-nostalgia/ Sement...
TABI’UT-TABI’IN

TABI’UT-TABI’IN

KPPA
Tabi'ut-Tabi'in Tabi'ut-tabi'in merupakan generasi terbaik ketiga dalam Islam setelah generasi sahabat dan tabi’in. Sebagaimana yang telah disabdakan Rosululloh SAW; “Sebaik-baik umatku adalah pada masaku. Kemudian orang-orang yang setelah mereka (generasi berikutnya), lalu orang-orang yang setelah mereka.” (Shahih al-Bukhori). Secara bahasa, Tabi'ut-tabi'in memiliki arti pengikut para tabi'in. Sedangkan menurut istilahnya, tabi'ut-tabi'in adalah orang Islam yang pernah bertemu atau berguru pada tabi’in dan wafat dalam keadaan beragama Islam. Namun ada yang mengatakan bahwa tabi’in yang ditemui harus masih dalam keadaan sehat ingatannya. Adapun menurut Imam Malik dan Imam Syafi’i, Tabi'ut-tabi'in adalah orang-orang yang menyertai dan mengambil hadis dari tabi’in sekalipun tidak lama...
Nostalgia 30 Menit

Nostalgia 30 Menit

KPPA
Nostalgia Titipan Rosululloh mulai tampak sedikit demi sedikit. Yaitu perhiasan dunia dan kecantikannya. 1441 tahun lalu lamanya, bagaikan tabir yang terbuka. Kita tidak tahu apakah sudah terbuka dengan sempurna atau masih seperempat dan tebakan itu hanya sebuah hipotesa. Yang pasti kita ada dalam lingkaran kewajiban, kebutuhan dan keinginan. Contohnya wajib menggunakan mesin, membutuhkan mesin dan ingin menggunakan mesin. Kalau masuk dalam kategori wajib berarti mengusahakan dengan sekuat tenaga, baik kredit ataupun sewa. Kalau hanya butuh berarti ingin mendapatkan tetapi menunggu kelebihan sisa belanja. Sedangkan keinginan lebih sederhana pengharapannya. Hanya sebatas angan-angan. Tetapi kalau melihat survey pengguna gadget menunjukkan angka fantastis. Aneh tapi nyata jumlah penduduk...
MENJADI SUBJEK BUKAN OBJEK

MENJADI SUBJEK BUKAN OBJEK

KPPA
Menjadi Subjek Bukan Objek Saat ini adalah zaman di mana berbagai jenis teknologi digital sudah sangat mengalami perkembangan dan juga kemajuan yang luar biasa pesatnya. Perkembangan teknologi menyebabkan perubahan perangkat untuk menjalankan banyak aktivitas kehidupan. Dulu, jika ingin membeli sesuatu seseorang harus pergi ke toko, pasar atau mall. Sekarang dengan adanya toko online seperti Bukalapak dan Tokopedia seseorang tidak perlu repot-repot ke pasar atau mall lagi. Bahkan untuk sekedar mengisi perut, seseorang tidak harus pergi ke restoran atau rumah makan. Dengan menggunakan aplikasi Go-Jek atau Grab, seseorang bisa bebas memilih menu makanan sesuai seleranya dan akan diantar ke tempat pemesan.              ...
MENILIK KONSEP PENDIDIKAN DAN ILMU PENGETAHUAN DALAM PERSPEKTIF IBNU KHALDUN

MENILIK KONSEP PENDIDIKAN DAN ILMU PENGETAHUAN DALAM PERSPEKTIF IBNU KHALDUN

KPPA
MENILIK KONSEP PENDIDIKAN DAN ILMU PENGETAHUAN DALAM PERSPEKTIF IBNU KHALDUN Pendidikan pada dasarnya adalah proses untuk menghasilkan sesuatu yang dapat mengarahkan kepada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan mempunyai disiplin tinggi. Pendidikan bertujuan memberikan peluang untuk memiliki ilmu, dan berbagai keahlian. Di pihak lain pendidikan tidak boleh mengabaikan tugasnya untuk membangun diri pribadinya sebagai pemegang eksistensi manusia. Namun seperti yang kita ketahui bahwa disintegrasi wawasan ilmu yang berkembang sekarang, pada dasarnya mengandung asumsi-asumsi yang bersifat sekuler. Oleh karena itu, jalan yang harus ditempuh adalah mengembalikan wawasan ilmu kepada kesatuan ilmu dan agama yang tak terpecah. Warisan yang kiranya patut diaplikasika...
Uswah

Uswah

KPPA
"Andik santreh settong kakeh morok, duwek, morok, tak andik sakaleh morok kaluarganah, anak-bininah" (Punya santri satu atau dua orang kamu harus ngajar, kalaupun tidak punya, kamu harus tetap ngajar keluargamu, anak dan istrimu) Seiring perkembangan zaman, tidak dapat dipungkiri bahwa tidak sedikit lembaga-lembaga pendidikan Islam seperti madrasah yang perlahan ditinggal oleh muridnya. Menjauhnya murid dari lembaga tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor dan alasan. Sebagian ada yang berpendapat bahwa hal tersebut disebabkan oleh hadirnya pendidikan formal yang kurikulumnya sangat padat sehingga menyebabkan peserta didik merasa lelah dan rela meninggalkan pendidikan madrasahnya. Dan sebagaian yang lain tidaklah berpendapat demikian. Pembacaan Al-Quran Kendati demika...