Shadow

Tausiyah

Tausiyah Di Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk

<strong>Mun keluar deri pondhuk, tak osa nyambih ketab bennyak, tak osa nyanguh elmuh bennyak. Cokop nyanguh ridlonah ghuruh, Insya Alloh keradduh dek masyarakat. Mun tak keradduh Insya Allah khusnul khotimah.</strong>

Mun keluar deri pondhuk, tak osa nyambih ketab bennyak, tak osa nyanguh elmuh bennyak. Cokop nyanguh ridlonah ghuruh, Insya Alloh keradduh dek masyarakat. Mun tak keradduh Insya Allah khusnul khotimah.

KPPA, Tausiyah
(Boyong dari pondok tidak perlu membawa banyak kitab atau banyak ilmu. Cukup berbekal rida guru, insya Allah berguna di masyarakat. Kalaupun tidak, insyaallah khusnul khotimah) Sering kita dengar bahwa keberhasilan santri diukur dengan penguasaan berbagai kitab atau ilmu. Semakin banyak kitab atau ilmu yang dikuasi, maka semakin besar potensinya untuk mendulang ilmu manfaat dan barokah. Pandangan ini sebetulnya tidak salah, hanya saja perlu disempurnakan bahwa selain itu ada hal yang paling pokok yaitu rida guru. Sebab, jika hanya modal pengetahuan atau literatur kitab dan buku semata, mungkin mudah didapatkan dari google.  Ilmu tidak cukup diukur dari kuantitas melainkan dituntut untuk menghasilkan kualitas (barokah). Terkadang banyak ilmu namun tidak ada guna, kadang j...
ADIL DAN BERADAB

ADIL DAN BERADAB

KPPA, Tausiyah
Adil berasal dari kata A'dl (bahasa Arab) yang berarti seimbang dan sama. Adil berarti tidak berat sebelah dalam sikap, perilaku, dan maupun memperlakukan seseorang. Suatu ketika Khalifah kedua Amirul Mukminin Umar ibn Khattab memutuskan untuk menggusur tempat tinggal Syd Abbas ibn Abdul Muthalib dan segera akan diganti dengan bangunan rumah yang lain yang jauh lebih bagus sebagai pengganti di tempat lain. Hal itu demi rencana perluasan Baitulloh al-Haram. Tapi, apa tanggapan al-Abbas ibn Abdul Muthalib, ... لاَ يَاعُمَرُ لَنْ تَهْدِمَ بَيْتِىْ "Wahai Umar, Anda tidak akan bisa dan tidak berhak menggusur rumahku". Umar pun berkata tegas ; "Wahai Abbas, sesungguhnya ini demi Baitulloh al-Haram.             "Tetap ...
Teruslah Berharap

Teruslah Berharap

KPPA, Tausiyah
Agustus telah berlalu, berganti September sebagai lembaran baru. Agustus sangat sarat dengan perjuangan, sebab di bulan ini adalah momentum bagi bangsa Indonesia untuk merayakan kemerdekaannya. Sebuah peristiwa panjang yang mengajarkan pentingnya suatu perjuangan untuk menjadi manusia merdeka. Begitupun September, bulan yang menjadi saksi bahwa hasil dari suatu perjuangan yang diraih dengan pengorbanan itu, harus benar-benar dipertahankan. Dari keduanya dapat diambil pelajaran, bahwa manusia itu harus punya harapan. Dan harapan itu mesti diperjuangkan agar dapat diwujudkan. Setelah tercapai harapan, maka langkah selanjutnya ialah mempertahankan. Meraih atau bertahan, dua-duanya butuh perjuangan. Jika seekor burung mampu terbang tinggi dengan kedua sayapnya, maka manusiapun ju...
MERASA DIBUTUHKAN DAN MERASA BUTUH

MERASA DIBUTUHKAN DAN MERASA BUTUH

KPPA, Tausiyah
Baginda Rosululloh bersabda:خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ"Sebaik-baiknya kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. " (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).Saya awali tulisan ini dengan sebuah keluhan sekaligus ungkapan marah dari seorang wanita terhadap sikap sang suami.لاَ حَاجَةَ لِيْ بِشَخْصٍ يَسْتَكْثِرُ نَفْسَهُ عَيَّ وَكَاَنِّيْ لاَ اَمْلِكُ مِنَ اْلبَشَرِيَّةِ اِلاَّ رِفْقَتَهُ"Aku tidak butuh pada seseorang yang merasa lebih secara berlebihan terhadapku. Seakan-akan aku tidak punya apapun secara kemanusiaan kecuali belas kasihnya."Merasa butuh dan merasa dibutuhkan, dua perasaan yang tidak atau kurang baik dimiliki seseorang.Merasa dibutuhkan akan mengantarkan kita menuju istana ilusi kejumawaan, angkuh, dan sok. Dan berujung somse (sombong sekali).Merasa butuh, akan ...
KAULEH TAK ONENG NANGESIN NAK POTOH, MUN NANGESIN SANTREH LI BELIYEN

KAULEH TAK ONENG NANGESIN NAK POTOH, MUN NANGESIN SANTREH LI BELIYEN

KPPA, Tausiyah
(Saya belum pernah menangisi anak cucu saya, tapi kalau menangisi santri sudah berulang kali) Guru merupakan pelita sepanjang zaman, tanpanya niscaya manusia tak ubahnya seperti binatang. Dalam terminologinya guru yaitu digugu dan ditiru. Sehingga sudah seharusnya guru menjadi figur dan teladan bagi setiap murid. Banyak tugas dan amanah yang diemban oleh seorang guru mulai dari mengajar, membimbing, melatih, mendidik dan mendo’akannya. Semuanya tanggung jawab berat yang wajib dijalani agar murid yang dihasilkan benar-benar menjadi manusia yang baik dan berkualitas. Kalam di atas mengandung ibroh bahwa, betapa seharusnya guru itu mencurahkan segala perhatiannya, jiwa dan raganya untuk membimbing para muridnya ke jalan yang benar. Bahkan dalam petuah itu, seolah-olah al-Muallim...
BANGGA JADI SANTRI

BANGGA JADI SANTRI

KPPA, Tausiyah
Santri kelas satu sedang belajar pelajaran Bahasa Arab “Mun santreh ambhu derih ponduk jhe’ sampe’ keni’ ateh”  (Kalau santri sudah berhenti dari pondok,janganlah sampai berkecil hati) Nasehat ini disampaikan Al- Muallim kepada para santrinya, disaat beliau sedang mengisi rutinitas kajian kitab kuning di Aula lantai dua sekitar tahun 1995 tepatnya pada hari Rabu pagi, Dalam hal ini beliau (Al-Muallim) menganjurkan kepada kita selaku santrinya, apabila sudah berhenti dari pondok agar tidak memiliki perasaan kecil hati dalam menghadapi tantangan di zaman sekarang yang penuh dengan bermacam persaingan baik pendidikan, ekonomi dan budaya.  Kita tidak bisa menutup mata bahwa realita pada zaman sekarang menunjukkan bahwa segalanya harus diukur dengan materi oleh karena itulah, se...
Benarkah Maulid Nabi Itu Bida’ah?

Benarkah Maulid Nabi Itu Bida’ah?

KPPA, Tausiyah
Robiul Awwal adalah bulan di mana nabi Muhammad SAW dilaharikan 14 abad yang lalu pada hari senin tanggal 12, yaitu lima puluh tiga tahun sebelum Hijrah. Bulan Kelahiran Nabi ini kemudian oleh masyarakat dikenal dengan Bulan Maulid. Sebab tidak jarang adanya penggelaran acara dan sudah menjadi tradisi umat Islam di berbagai daerah dengan cara berkumpul di suatu tempat untuk bersama-sama membaca ayat-ayat al-Qur’an, membaca sejarah ringkas kehidupan dan perjuangan Rosululloh, melantuntan shalawat dan syair-syair kepada nabi serta diisi pula dengan ceramah agama dengan tujuan mengenang, memuliakan dan menampakkan kebahagiaan hati sekaligus bertasyakkur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Lantas, bagaimanakah sebenarnya hukum merayakan kelahiran nabi di bulan tersebut dengan cara demiki...
Acara Maulid Nabi di Tengah Himpitan Ekonomi

Acara Maulid Nabi di Tengah Himpitan Ekonomi

KPPA, Tausiyah
Oleh: Prof. Dr. Drs. H. Muhammad Djakfar, S.H., M.Ag Tanpa terasa, dunia  telah memasuki tahun kedua berkubang dalam suasana covid-19 yang sedemikian mencekam karena telah merobek-robek sendi kehidupan manusia skala global dalam multidimensi. Kehidupan sosial, ekonomi, politik, budaya, agama dan lain sebagainya, semuanya berjalan dalam tatanan yang tidak lagi normal sebagaimana biasanya. Ritual agama misalnya, dibatasi dengan aturan protokol kesehatan, terutama di tempat-tempat ibadah sebagai pusat ibadah umat Islam dalam meleksanakan kewajibannya.             Demikian pula dalam tatanan sosial keagamaan, kegiatan silaturahmi yang sangat dianjurkan dalam Islam mulai dibatasi pula dengan alasan menghindari penularan anta...

BELAJAR MENCINTAI

KPPA, Tausiyah
Indonesia merupakan negara yang kaya akan tradisi dan budaya. Setiap daerah memiliki tradisi atau budaya masing-masing (local wisdom), dan sebab inilah negera Indonesia disebut Negara Multikultural. Dari sekian banyaknya tradisi,  ada tradisi-tradisi yang mendapatkan sentuhan nilai-nilai Islam. Karena para wali songo juga ikut berperan melestarikan tradisi dan budaya  masyarakat pada saat itu. Menjelang akhir tahun 2021 ini, kita semua dihadapkan dengan datangnya Bulan Maulid, bulan yang menjadi momen istimewa bagi umat Islam sedunia termasuk Indonesia. Momen perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang sudah menjadi bagian tradisi umat dan berlangsung berabad-abad lamanya. Meski dapat dipastikan, perayaan kali ini tidaklah semeriah seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. ...
Niatku Masuk Angin

Niatku Masuk Angin

Pengumuman, Tausiyah
Oleh: KH. M. Itqon Bushiri (Ketua Tanfidziyyah PCNU Sampang) Corona atau covid-19 menjadi bahasa populer yang sangat lama. Kalau di awal pandemic, istilah-istilah corona diplesetkan dengan arti yang lucu-lucu bahkan menjengkelkan masih tidak mampu menaikkan rating. Mukidi jadi peloncoan tapi tidak berlangsung lama. Tarik sis semongko habis juga, masuk Pak Eko sudah jarang kita dengar. Tapi Corona tidak pernah habis. Berharap corona cepat selesai karena malas bermasker. Berharap corona minggat karena ekonomi semakin menjepit, malah menambah daftar orang yang meninggal. Bulan Maulid adalah peringatan yang luar biasa dan spektakuler. Dari masjid-masjid, musholla-musholla, sekolah-sekolah, dan rumah-rumah penduduk semua merayakannya. Kadang terharu dan berlinang air mata, pujian ...