Notice: Undefined variable: encoded_url in /home/u347206317/domains/assirojiyyah.online/public_html/wp-content/plugins/fusion-optimizer-pro/fusion-optimizer-pro.php on line 54
Team Media Assirojiyyah, Pengarang Di PONDOK PESANTREN ASSIROJIYYAH
Wednesday, June 19pondok pesantren assirojiyyah
Shadow

Author: Team Media Assirojiyyah

Hancurnya Penerus Bangsa

Hancurnya Penerus Bangsa

KPPA, Pengumuman
Penulis: Choirul Umam MKD Belakangan ini banyak terdapat berita-berita tentang pergaulan bebas para remaja, mulai dari perbuatan yang terpuji maupun tercela, tapi sayangnya perbuatan yang terpuji kini mulai pudar seakan tertelan masa yang disebabkan oleh perlakuan mereka sendiri yang menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar seperti yang terjadi pada saat ini di berbagai tempat terutama di wilayah kota, banyak terjadi beberapa hal yang meresahkan warga mulai dari tawuran, balap liar, bahkan judi yang dilakukan di berbagai tempat.                Hal-hal yang terjadi di atas merupakan kesalahan fatal yang dilakukan oleh oleh para remaja masa sekarang yang sebenarnya menyebabkan keresahan bagi masyarakat...
Membahas Esensi Guru Tugas

Membahas Esensi Guru Tugas

GuruTugas, KPPA, Pengumuman
Penulis: Khotimul Al-Hariz Istilah Guru Tugas mempunyai arti yang tertuju ke pada seorang santri yang mendapatkan amanah dari pondok pesantren untuk mengajarkan ilmu agama di suatu tempat tertentu. Pada umumnya syarat pemberangkatan guru tugas ini mempunyai standar yang tinggi dari pesantren. Diantaranya ialah mereka yang telah menempuh pendidikan dalam beberapa tahun terakhir, serta bebas dari pelanggaran aturan pesantren yang ada. Namun, akhir-akhir ini keistimewaan istilah Guru Tugas sedikit tercoreng dengan munculnya film pendek yang meresahkan masyarakat dan pesantren pada umumnya. Lantas bagaimana esensi sebenarnya dari Guru Tugas ini?. Sejatinya ketika membahas Guru Tugas tak lepas dengan profesinya sebagai seorang guru. Garis besarnya Guru Tugas lebih terfokus mengajarka...
Musibah Seni Muhasabah Diri

Musibah Seni Muhasabah Diri

KPPA, Pengumuman
Penulis: Choiruel Umam MKD Akhir-akhir ini sering terjadi bencana baik di dalam maupun luar negeri, seperti gempa bumi, banjir bandang dan tsunami.  Gempa bumi merupakan salah satu contoh bencana yang pernah terjadi di negara kita pada pertengahan bulan Ramadan kemarin yang menyebabkan kerugian dan kerusakan ekosistem di sebagian wilayah Indonesia, khususnya daerah Tuban dan sekitarnya. Hal ini sangat merugikan warga yang bermukim di dalamnya. Lantas bagaimana sikap yang harus mereka ambil dari adanya musibah tersebut?                Dalam agama Islam diajarkan bahwa jika seorang hamba tertimpa musibah, maka sikap yang paling mendasar untuk diambil adalah intropeksi diri. Sebagaimana Rasululloh Saw pernah bers...
Meneladani Pengorbanan Putra Nabi Adam As.

Meneladani Pengorbanan Putra Nabi Adam As.

KPPA, Pengumuman
Hanya beberapa hitungan hari lagi kita akan menghadapi hari perayaan agung umat Islam yang sangat dinanti-nantikan, yaitu Idul Adha. Pada saat perayaan itu umat Islam beramai-ramai melaksanakan berbagai ibadah yang diajarkan oleh Rasululloh SAW, seperti haji, salat ied, berkurban dan lain-lain, yang mana hal ini merupakan sebuah bentuk pengabdian seorang hamba kepada penciptanya. Nah, berbicara tentang kurban, menjadi penting bagi setiap umat Islam mengetahui definisi, tujuan, awal mula kurban disyariatkan serta hukum-hukumnya agar hati lebih mantap dalam melaksanakannya. Secara lafaz, kata kurban merupakan kata yang diambil dari bahasa Arab yaitu qaruba yaqrubu  qurban wa qurbaanan yang berarti dekat. Maksudnya mendekatkan diri kepada Alloh SWT dengan menjalankan segala perintah-N...
Pembukaan Majelis Dakwah Bersama KPPA

Pembukaan Majelis Dakwah Bersama KPPA

KPPA, Pengumuman, Seputar Pesantren
assirojiyyah online. Pondok Pesantren Assirojiyyah melalui Biro Media Informasi Kreativitas dan Dakwah (MIKDAD) sukses menggelar acara pembukaan pada Kamis malam (16/05/2024) di halaman pesantren barat sungai. Acara yang dipanitiai oleh Komunitas Penulis Assirojiyyah (KPA) ini mengangkat tema  “Menggapai Cita Menggores Pena.” “Alasan kami mengambil tema tersebut, karena pena itu termasuk alat untuk kita menulis sebuah karya. Seperti puisi, opini dan lain sebagainya. Maka dari itu insyaallah cita-cita kita bisa dicapai meski dengan menulis.” Terang Musobbir, selaku ketua panitia. Baca Juga: Komunitas Perupa Sampang (KPS) Adakan Workshop Melukis Di Pondok Pesantren Asssirojiyyah Dia juga berharap melalui pembukaan ini para santri bisa lebih mengenal tentang KPA dan b...
Komunitas Perupa Sampang (KPS) adakan Workshop melukis di Pondok Pesantren Asssirojiyyah

Komunitas Perupa Sampang (KPS) adakan Workshop melukis di Pondok Pesantren Asssirojiyyah

Pengumuman
assirojiyyah.online - Guna meningkatkan kualitas santri dalam seni lukis, Komunitas Perupa Sampang (KPS) adakan Workshop melukis di Pondok Pesantren Asssirojiyyah Kajuk Sampang, Jum’at (03/05/24). Chairil Alwan, Ketua KPS mengungkapkan, bahwa adanya pelatihan ini berawal dari ide Kyai. Itqan busiri yang menginginkan agar santrinya berminat melukis. “Ide ini sebernanya berangkat dari Kyai Itqan, jadi untuk bagaimana caranya santri akhirnya berminat,” ucapnya. Merespon ide tersebut, Komunitas Perupa Pampang juga sekaligus menginginkan ada tambahan di anggotanya. “Karena KPS itu menginginkan ada tambahan anggota secara tidak langsung para santriwan dan santriwati pada akhirnya berproses untuk berkarya, pada saat kita adakan kegiatan pameran mau bergabung kami welcome,” ungkap...
Komunitas Perupa Sampang Gelar Pameran Seni Rupa di Ponpes Assirojiyyah

Komunitas Perupa Sampang Gelar Pameran Seni Rupa di Ponpes Assirojiyyah

EVENT, Pengumuman
pembuatan simbolis acara berupa segitiga oleh KH. Moh. Itqan Busiri (Foto: Rosy) assirojiyyah.online- Komunitas Perupa Sampang (KPS) kembali menunjukkan kreativitas mereka dengan menggelar pameran seni rupa di Rumah Khas Kalimantan, Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk. Pameran bertema "Tabur Karya" ini berlangsung pada Rabu (1/5/2024) dan diresmikan oleh Ketua Biro Litbang Ponpes Assirojiyyah, KH. M. Itqan Busiri, yang membuka acara dengan goresan segitiga di atas kanvas sebagai simbolis pembukaan. Dalam sambutannya, KH. M. Itqan Busiri menekankan bahwa seni adalah bagian integral dari budaya manusia, dan beliau mengapresiasi kegiatan KPS yang menghadirkan berbagai karya seni rupa. “Kami sangat suka kegiatan dari KPS, dan mereka melakukan demo melalui banyak karya lukisan yang dipam...
HUKUM HAIR TRANSPALANT

HUKUM HAIR TRANSPALANT

Bhatsul masail
Deskripsi Masalah             Di kalangan selebriti Indonesia, gaya hidup menjadi prioritas untuk meningkatkan daya tarik masyarakat. Mereka berlomba-lomba untuk memperbaiki penampilannya, salah satunya ialah trendy hair transpalant (tanam rambut). Dengan cara ini diharapkan kulit kepala yang semula botak bisa ditumbuhi rambut-rambut baru. Pertanyaan: Bagaimana hukum memakai hair transpalant? Baca Juga: MENGENAL MACAM SHALAWAT NABI Jawaban: Hukumnya boleh, apalagi tujuannya untuk menghilangkan aib atau kemudharatan. شرح متن ابي داود للعباد 368/37 إذا زرع بحيث يصير شيئا ثابتا فيبد وأنه لابئس به وذلك إذا كان لا يترتب عليه مضرة في الرأس الفقه الميسر 12/166 نقول في هذه النازلة كما قلنا سابقا إذا كانت زراعة الشعر يقصد بها إزالة العيب ورد ما خلقه الله فالراجح...
MENGENAL MACAM SHALAWAT NABI

MENGENAL MACAM SHALAWAT NABI

KPPA
assirojiyyah.online- Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah amal yang sangat agung. Banyak keistimewaan yang terdapat di dalamnya. Bahkan sebagian ulama menyatakan, membaca shalawat adalah ibadah yang pasti diterima, walaupun di hati pembacanya masih terselip riya' atau rasa pamer. Ada banyak sekali redaksi atau lafad shalawat yang bisa kita amalkan. Namun secara garis besarnya, redaksi shalawat terbagi menjadi dua bagian.  Pertama shalawat ma’tsurah, yaitu shalawat yang disusun oleh Nabi Muhammad sendiri, baik redaksi, cara membaca, waktu serta fadilahnya. Salah satu contohnya adalah shalawat Ibrahimiyah. Kedua, ghairu ma’tsurah yaitu yang disusun oleh selain Nabi, antara lain susunan para sahabat, tabi’in dan para ulama. Berikut ini merupakan sedikit dari ...
TETAP BERTAHAN DALAM SEGALA KONDISI

TETAP BERTAHAN DALAM SEGALA KONDISI

KPPA
Eksistensi lembaga pendidikan Islam seperti madrasah yang mampu bertahan di tengah hiruk pikuk masyarakat perkotaan patut menjadi kebanggaan. Karena hal ini merupakan pekerjaan yang tak mudah. Di mana karakteristik masyarakat perkotaan lebih cenderung pada kepentingan pendidikan yang sifatnya formal. Pada edisi kali ini, kami wartakan sebuah madrasah salaf yang masih survive di tengah kota metropolitan, Surabya. Sejarah Madrasah             Madrasaah Diniyyah Raudlatul Jannah Ar-Rohmaniyyah didirikan pada akhir tahun 2004 oleh Ag. Fadoli yang merupakan alumni Pondok Pesantren Assirojiyyah angkatan 1982-2003. Sebelum dibangun madrasah, sudah berjalan Taman Pendidikan Alquran (TPQ) yang dirintis oleh mertuanya, Abd. Kholik pad...