Shadow

WUJUD KHIDMAT PESANTREN,IKAPASPON SUMBANG RUMAH ADAT KHAS DAYAK

Assirojiyyah.online Sampang Jumat (11/06/2021) lalu, IKAPASPON (Ikatan Alumni Pondok Pesantren Assirojiyyah Pontianak) memulai pembangunan rumah adat khas Kalimantan yang berlokasi di lahan barat sungai Halelah Sampang.

Pembangunan rumah khas Pontianak ini adalah inisiatif dari semua alumni Kalimantan yang tergabung  dibawah naungan IKAPASPON (ikatan alumni Pondok Pesantren Assirojiyyah Pontianak).

Pembangunan rumah adat khas Kalimantan ini meliputi Lima poin, Pertama, untuk menambah fasilitas pondok. Mengingat semakin bertambahnya santri karena banyaknya santri baru yang mendaftar disetiap tahunnya. Untuk itu sementara desain kamar akan dibuat secara terbuka satu ruang, tapi apabila nantinya pihak pondok menginginkan perubahan untuk kebutuhan kamar, sudah disiapkan rancangan sekat kamar untuk bisa disekat menjadi Dua Belas kamar.  Dari masing-masing dua sisi berisi Enam kamar dengan ukuran 3m.80 X 4m.50 juga dengan kelebaran ditengah dua sisi kamar 3m x 26.

KAYU ULIN

Poin kedua, penyaluran dana. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan panitia pembangunan “untuk kebutuhan dana kami ambil dari semua alumni di Pontianak, simpatisan juga semua masyarakat dari Kalimantan” tutur Rasiman suka-suka salah satu alumni Pontianak, “sebab itulah bangunan ini berkhas kalimantan” imbuhnnya.

Ketiga, sebagai cindramata dari semua alumni yang ada di Kalimantan, Keempat, tambahan koleksi. “alasan lain dari pembangunan ini adalah untuk menambah koleksi rumah adat. Yang sebelumnya sudah ada rumah adat khas Minang Kabau dan Rumah Adat Madura. Dan insyaallah akan menyusul rumah-rumah adat yang lainnya” jelas Rasiman saat kami temui pada Sabtu (12/06/2021) lalu di salah satu ruang Graha Almuallim.

PARA PANITIA RUMAH BETANG

Dan yang kelima, sebagai pembuktian bahwa Pondok Pesantren Assirojiiyyah  sangat menjaga, menghormati serta mencintai adat khas Nusantara di Indonesia.

Diakhir penuturannya, Rasiman selaku panitia menyampaikan pesan untuk para donatur agar lebih semangat untuk memenuhi pembiayaan agar pembangunan dapat segera diselesaikan. Juga untuk para adek-adek santri agar tetap merawat dan mennjaga kebersihannya dengan sebaik-baiknya. [Andi].

2 Comments

  • Najal wielza

    Dengan demikian, Pesantren dalam eksistensinya tidak hanya berkonsentrasi pada merawat warisan agama saja, tapi selain itu pesantren juga mampu berkontribusi dalam pelestarian adat dan budaya, menjaga dan merawat keberlangsungannya sebagai warisan leluhur Nusantara.
    Salam sukses untuk IKAPASPON, Semoga berkah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

chat sekarang