Kamis, 8 Oktober 2026
Assirojiyah.online
KPPA

SATU BANGSA BERAGAM BUDAYA, SEMANGAT SISWA KELAS VI DI ASE 2026

PT. Assrof Media - Thursday, 08 October 2026 | 03:34 PM

Background
SATU BANGSA BERAGAM BUDAYA, SEMANGAT SISWA KELAS VI DI ASE 2026
SATU BANGSA BERAGAM BUDAYA, SEMANGAT SISWA KELAS VI DI ASE 2026 (PT Assrof Media/ISTIMEWA)


Assirojiyyah.online - Assirojiyyah Special Event (ASE) yang mengusung tema "Satu Bangsa Beragam Budaya" dilaksanakan pada 24 September 2026. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 6 sebagai pelaksana dan menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas serta kekompakan melalui berbagai penampilan yang telah dipersiapkan.

Persiapan ASE telah dimulai sejak liburan pondok pada bulan Maulid. Pada tahap awal, para siswa menentukan judul sekaligus mempersiapkan berbagai penampilan yang akan ditampilkan dalam acara.

"Sudah mempersiapkan, dari mulai judul, persiapan untuk apa yang akan ditampilkan," ujar Moh. Saddam Khozain.

Dalam kepanitiaan, Muhammad Saddam Husain dipercaya sebagai ketua, Ahmad Fayumi sebagai wakil ketua, Fathur Rofi sebagai sekretaris, dan Abdul Wahid sebagai bendahara. Kegiatan tersebut juga melibatkan Ag. Suyono. Sebagai ketua dari Biro Dakwah

Sebelum menyelenggarakan ASE, siswa kelas 6 harus memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya mencapai nilai yang telah ditentukan, yaitu 6,5. Setelah persyaratan terpenuhi, persiapan dilanjutkan dengan menentukan konsep dan rangkaian acara.

Acara dilaksanakan di Lahan Barat Sungai, sedangkan proses latihan berlangsung di Rumah Khas Kalimantan. Salah satu penampilan yang dikesankan ialah Tari Adat. Para siswa juga melakukan musyawarah untuk menentukan konsep yang sesuai dengan kesepakatan bersama.

Namun, proses persiapan tidak selalu berjalan mudah. Tantangan terbesar muncul ketika panitia harus mengajak teman-teman mengikuti latihan secara bersama-sama.

"Tantangan terbesar yaitu di dalam latihan kita. Karena latihan itu sungguh susah, apalagi kepada teman-teman," ungkap Saddam.

Untuk mengatasi kendala tersebut, panitia terlibat langsung dalam mengatur peserta. Mereka bahkan harus menjemput teman-teman dan mencari ke setiap kamar agar dapat mengikuti latihan.

Meski menghadapi berbagai kendala, masa latihan justru menjadi bagian yang paling berkesan bagi panitia. Kebersamaan dan perjuangan selama persiapan menjadi pengalaman yang akan dikenang ketika para siswa nantinya berpisah.

Saddam berharap ASE berikutnya dapat dipersiapkan dengan lebih sungguh-sungguh sehingga acara berlangsung lebih berkesan dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari yang diharapkan.

Tags