Notice: Undefined variable: encoded_url in /home/u347206317/domains/assirojiyyah.online/public_html/wp-content/plugins/fusion-optimizer-pro/fusion-optimizer-pro.php on line 54
KUNJUNGI PESANTREN, MANTAN TERORIS EDUKASI SANTRI SOAL BAHAYA TERORISME - PONDOK PESANTREN ASSIROJIYYAH
Monday, June 24pondok pesantren assirojiyyah
Shadow

KUNJUNGI PESANTREN, MANTAN TERORIS EDUKASI SANTRI SOAL BAHAYA TERORISME

Spread the love
II

assirojiyyah.online, Sampang – Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo melakukan road show paham anti terorisme ke sejumlah pondok pesantren. Road show kali ini bertempat di Pondok Pesantren Assirojiyyah, Kajuk Sampang, Rabu (12/8/2020). Acara ini mengusung tema ‘Merawat NKRI dengan Silaturahmi’.

Hadir sebagai narasumber adalah mantan teroris, Ust. Ali Fauzi, saudara dari pelaku bom Bali, Ali Imron. Kehadiran Ust. Ali Fauzi bertujuan untuk memberikan edukasi yang baik kepada santri tentang bahaya terorisme serta propaganda-propaganda yang dilakukan oleh para kelompok teroris.

”Saya datang ke Sampang memberikan pencerahan ini juga bagian daripada bentuk pertaubatan, mudah-mudahan sedikit yang saya sampaikan memberikan pencerahan kepada adik-adik tentang bahaya terorisme,” paparnya.

Didampingi KH. Moh Itqon Bushiri dan Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang WS, mantan kombatan jema’ah Islamiyah menjelaskan, bahwa munculnya fitnah terhadap pemerintah dan apparat TNI-POLRI sebab minimnya informasi dan pemahaman tentang bahaya terorisme di kalangan masyarakat. Karenanya, penting kiranya untuk memberikan imunitas kepada para santri, dengan harapan jangan sampai ada diantara mereka yang tertarik dan gabung dengan kelompok teroris.

“Saya tidak akan mengajarkan bagaimana cara merakit bom, tapi saya akan memberikan imun supaya adik-adik jangan sampai kedepannya ada yang gabung, ada yang tertarik dengan kelompok teroris,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga menyertakan foto-foto dan fakta kekejaman yang telah dilakukan oleh kelompok teroris.

”Foto ini adalah peristiwa penyandraan oleh napi teroris di Markas Brimob Kelapa II, ada murid saya, ada kawan saya yang terlibat di sini, bukan hanya disandera, tapi ada lebih dari lima polisi yang disembelih,” terangnya.

Adik terpidana mati bom Bali, Amrozi dan Ali Ghufron itu mewanti-wanti, bahwa harus ada pencerahan dan pemahaman tentang sejarah terorisme, dan  yang paling penting kata Ali Fauzi, harus belajar kepada guru yang benar.

“Jaga NKRI damai ibu pertiwi. Tanggung jawab kita bersama untuk menjaga, jangan sampai seperti Syiriah jilid II,” pesannya.

Sementara itu, KH. M. Itqon Bushiri. Dalam sambutannya berharap, agar para santri paham tentang sejarah dan bahaya terorisme di Indonesia. Beliau juga berdoa agar Ust. Ali Fauzi diberikan keselamatan oleh Alloh dari bahaya teman-teman teroris yang masih belum hijrah. (Faiz-Mocch)

rt
Baca juga

6 Comments

  • I do enjoy the manner in which you have presented this specific problem and it does indeed provide me personally some fodder for consideration. On the other hand, coming from just what I have personally seen, I only wish when the actual opinions pack on that folks continue to be on issue and not start upon a soap box associated with some other news of the day. Yet, thank you for this superb point and whilst I do not agree with it in totality, I regard your perspective.

  • Good day very nice web site!! Man .. Beautiful .. Wonderful .. I’ll bookmark your site and take the feeds additionallyKI’m happy to search out numerous useful information here within the post, we want work out extra strategies on this regard, thanks for sharing. . . . . .

  • I?¦m no longer positive the place you are getting your info, but great topic. I needs to spend a while finding out more or working out more. Thanks for magnificent info I used to be searching for this information for my mission.

  • I haven’t checked in here for some time since I thought it was getting boring, but the last several posts are great quality so I guess I’ll add you back to my everyday bloglist. You deserve it my friend 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *