Sunday, May 26pondok pesantren assirojiyyah
Shadow

Bersyukur

Spread the love
Bersyukur
Janganlah Berduka, Allah Beserta Kita – 1

Khutbah Jumat, 19 Rojab  1439 H / 06 April 2018 M

Khutbah Pertama

الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كَرِيمِ نَعْمَائِهِ، نَحْمَدُهُ حَقَّ حَمْدِهِ، وَنُثْنِي عَلَيْهِ الْخَيْرَ كُلَّهُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِهِ وَعَظِيمِ سُلْطَانِهِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، فَاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

أَمَّا بَعْدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، قَالَ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى فَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ)

Jamaah jum’at rohima kumulloh,

Hari jum’at adalah peringatan untuk kita semua untuk senantiasa memperbanyak takwa kepada Alloh subhanahu wata’ala. Sebab kita diberikan nikmat sehat dan dapat memenuhi kewajiban untuk melaksanakan sholat jum’at. Mungkin jum’at lalu ada saudara, teman atau kerabat yang kemarin segar bugar sekarang sudah tidak ada lagi. Ini menunjukkan bahwa tuntutan kewajiban kita untuk bersyukur kepada Alloh. Masih dipertemukan dengan hari jum’at. Terlebih bulan ini adalah bulan rojab harapan dan doa diucapkan untuk bertemu dengan bulan yang paling mulia. 

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ ، وَشَعْبَانَ ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Ya Alloh berikanlah kami keberkahan di bulan rojab, dan sya’ban agar kami sampai di bulan romadhon.

Jamaah jum’at rohimakumulloh

Kita sering mendengar kalimat syukur tetapi kita belum sepenuhnya mendalami arti syukur. Atau jangan-jangan kitalah orang yang tidak bersyukur itu.  bersyukur adalah menghargai kebaikan, mengakuinya dan memuji terhadap pemberi kebaikan dengan mengingat kebaikannya. Hamba Allah yang pandai bersyukur (syakur) adalah yang selalu bersungguh-sungguh bersyukur kepada Alloh dengan mentaati-Nya, menunaikan kewajiban yang dibebankan kepadanya, selalu mengingat atas segala nikmat-Nya, agar ia menjadi langgeng. karena bersyukur mengikat nikmat dan menambahnya, syukur berkaitan erat dengan penambahan nikmat, dan tidak akan terputus penambahan nikmat dari Allah hingga seseorang memutus syukur itu kepada-Nya. Dan Alloh Maha Pemberi dan Maha Mensyukuri yang melimpahkan nikmat, dan meridhoi orang yang bersyukur walaupun sedikit. Allah berfirman :

إِنْ تُقْرِضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعِفْهُ لَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ شَكُورٌ حَلِيمٌ

“Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipat gandakan (pembalasannya) kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun” (At Taghabun : 17). Balasan ketaatan yang sedikit adalah kebaikan yang melimpah, Rasulullah Saw bersabda :

بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيقٍ وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ عَلَى الطَّرِيقِ فَأَخَّرَهُ، فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ

“Ketika seorang berjalan di sebuah jalan, ia mendapati tangkai pohon yang berduri di jalanan, lalu dia menyingkirkannya, maka Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuninya” (Muttafaq Alaih). 

Baca Juga :

Ini Alasan Kantin Assirojiyyah Terapkan Sistem Baru

Jama’ah jum’at rohima kumulloh

Balasan bagi orang yang bersyukur adalah surga tanpa hisab, dan ketika penghuni surga memasuki surga, mereka mendapati apa yang telah dijanjikan oleh Allah bagi orang-orang yang rajin bersyukur atas keagungan nikmat Allah :

وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌ شَكُورٌ

“Dan mereka berkata : segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri” (Fathir  : 34)

Para nabi adalah teladan dalam bersyukur terhadap Pencipta mereka, Allah berfirman mengisahkan tentang Nabi Nuh :

إِنَّهُ كَانَ عَبْدًا شَكُورًا

“Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur” (Al Isra’17: 3).

Begitu pula dengan sifat Nabi Ibrahim AS, bahwa ia adalah :

شَاكِرًا لِأَنْعُمِهِ

“(lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah” (An Nahl 16 : 121).

Begitulah satu persatu dari 25 nama nabi yang wajib kita ketahui tersimpan kisah ketabahan dalam mensyukuri nikmat Alloh subhanahu wata’ala. Sebagai contoh untuk kita teladani. Walaupun musibah atau kenikmatan yang kita alami tidak ada dalam diskripsi kisah para nabi, tapi paling tidak kita meledani kesabaran dan ketabahan para Ambiya’. Hilangkan paradigma selama ini berkembang dia kan nabi, saya bukan nabi. Tetapi wajib kita sadari bahwa kisah nabi adalah tuntunan hamba Alloh agar menjadi lebih baik.

Nabi sulaiman alaihissalam yang diberikan kemapanan luar biasa oleh Alloh tidak lupa bersyukur. Allah berfirman menerangkan doa Nabi Sulaiman AS :

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ

“Ya Alloh, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhai” (An Naml 27 : 19). Dilanjutkan kemudian, apakah seorang nabi mampu bersyukur atau masih kurang kekayaan yang Alloh berikan padanya. Dihadapannya bertengger singgasana ratu Bilqis lalu beliau berkata “  ini termasuk  karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya)” (An Naml 27 : 40).

Jama’ah jum’at rohimakumulloh.

Kanjeng nabi Muhammad Saw bersungguh-sungguh menunaikan ketaatan dan dalam beribadah, ditanyakan padanya : Allah telah mengampunimu dosa yang telah lalu dan yang akan datang, Beliau menjawab

أَفَلاَ أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا

“Apakah tidak boleh jika aku termasuk hamba yang bersyukur” (Muttafaq Alaih)

Jama’ah jum’at rohima kumulloh

Semoga kita senantiasa dalam lindungan Alloh subhanahu wata’ala di setiap usaha dan langkah kita untuk bersyukur kepada Alloh, sebab kerajaan iblis untuk menghancurkan manusia menggunakan  pasukan yang banyak sekali termasuk kawanan manusia yang merasa lebih taat, lebih baik ibadah dan puasanya. Dan semoga dijauhkan oleh Alloh dari sifat-sifat tercela seperti riya’ ujub, sum’ah dan takabbur. Amin allohumma amin.

إن أحسن الكلام كلام الله الملك المنان وبقوله يهتد المهتدون أعوذبالله من الشيطان الرجيم

بسم الله الرحمن الرحيم

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَى بِآيَاتِنَا أَنْ أَخْرِجْ قَوْمَكَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَذَكِّرْهُمْ بِأَيَّامِ اللَّهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ

بارَكَ اللهُ لِي ولكُمْ فِي القرآنِ العظيمِ ونفعَنِي وإياكُمْ بِمَا فيهِ مِنَ الآياتِ والذكْرِ الحكيمِ وبِسنةِ نبيهِ الكريمِ أقولُ قولِي هذَا وأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي ولكُمْ، فاستغفِرُوهُ إنَّهُ هوَ الغفورُ الرحيمُ.

الخطبة الثانية

اَلْحَمدُ للهِ حَمْداً كَمَا أَمَرَ,وَاَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَه, إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الإنس وَاْلبَشَرِ , اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ مَا اتَّصَلَتْ عَيْنٌ بِنَظَرٍ وَأُذُنٌ بِخَبَرٍ, أَمَّابَعْدُ : فَيَا أيها الناس اِتَّقُوا الله تَعَالىَ وَذَرُوْا الْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ وَحَافِظُوا عَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ الله أَمَرَكُمْ بِأَمْرِ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ فَقَالَ تَعَالىَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمَاً إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتُهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِىِّ يَاأيُّهَاَ الَّذِيْنَ اَمَنُوا صَلوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيْمًا اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فى العالمين إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ, اَللَّهُمَّ وَارْضَ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّا شِدِيْنَ الَّذيْنَ قَضَوا بِالْحَقِّ وَكَانُوا بِهِ يَعْدِلُوْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَان وَعَلِىِّ وَعَنْ الستة المتممين للعشرة الكرام وَعَنْ سَائِرِ أَصْحَابِ نَبِيِّكَ أَجْمَعِيْن وَعَنِ التَّابِعِيْن وتابع التابعـيـن وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانِ إِلىَ يَوْمُ الدِّيْنِ .اللهم لا تجعل لأحد منهم فى عنـقـنا ظلامة ونجّنا بحبهم من أهوال يوم القيامة

  اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالمُسْلِمِيْن و أهلك َالْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِيْنَ  وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ . اَللَّهُمَّ أَمِنَّا فىِ دُوْرِنَا وَأَصْلِحْ وُلاَةَ أُمُوْرِنَا   وَاجْعَلِ اللَّهُمَّ وِلاَيَتُنَا فِيْمَنْ خاَفَكَ وَاتَّقَاكَ,  اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَات وَالْمُؤْمِنِين وَالْمُؤْمِنَات اَلأَحْيَاء مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَاوَاهِبَ الْعَطِيَّاتِ اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الغَلاَءَ وَالوَبَاء وَالرِبَا وَالزِنَا والزَّلاَزِلَ وَالمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتَنِ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خاَصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلاَدِ المُسْلِمِيْنَ عاَمَّةً يَارَبَّ العَالَمِيْنَ , رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عباد الله…… إِنَّ الله يأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَان وَإِيْتَاء ذِى القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالمُنْكَرِ وَالْبَغْى يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ, فاَذْكُرُوا اللهَ العَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *