Sunday, May 26pondok pesantren assirojiyyah
Shadow

Khutbah: Bersegeralah berbuat amal baik

Spread the love
20231031 094118
created : by HEEN

Khutbah Jum’at, legi 13 Ramadhan 1443 H / 15 April 2022 M

Khutbah Pertama

الحَمْدُ للهِ ذِي الفَضْلِ وَالهِبَاتِ، مُثِيبِ عِبَادِهِ الصَّالِحِينَ عَلَى العَزَائِمِ وَالنِّيَّاتِ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، رَفَعَ العَامِلِينَ عِنْدَهُ دَرَجَاتٍ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ، أَعْظَمُ الخَلْقِ مُسَارَعَةً إِلى الخَيْراتِ، وَأَكْثَرُهُمْ مُدَاوَمَةً عَلَى عَمَلِ الصَّالِحَاتِ، ﷺ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَأَتْبَاعِهِ ذَوِي الهِمَمِ السَّامِيَةِ وَالمَقَامَاتِ. أَمَّا بَعْدُ، فَاتَّـقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَتِهِ وَمَرْضَاتِهِ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (1)

Jamaah Jum’at rohimakumulloh

jangan sia-siakan ketakwaan karena betapa agungnya syariat Allah dan betapa lembutnya agama Alloh, di dalamnya terdapat segala sesuatu yang dapat mengangkat derajat manusia hingga mencapai maqam kemuliaan. Kemulyaan seperti yang diinginkan oleh Yang Maha Mulia, bukankah Dia telah menciptakan kita agar mendapatkan kemuliaan! Bukankah Dia menciptakan kita dengan sebaik-baiknya penciptaan untuk mewujudkan tujuan itu! Bahkan kemuliaan manusia merupakan hal yang komplek, dimana manusialah yang menjaga untuk dirinya atau menyia-nyiakannya, ditegaskan oleh Allah dalam firman-Nya :

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلاً

“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan” (Al Isra’ 17 : 70). 

Kemuliaan itu -wahai Anak Adam- terjadi, pengangkutan di daratan dan di lautan terus berlangsung, rezeki dari beragam kebaikan tetap ada, dan kemuliaan dibandingkan semua ciptaan Allah masih langgeng, lalu apa setelah ini semua! Nikmat apakah yang telah kita miliki! Maqam apa yang telah kita raih ? Bukankah Allah telah menciptakan dua mata, lidah dan dua bibir, bukankah Allah telah menunjukkan kita dua pilihan, dimana Alloh telah meletakkan fitrah untuk mengenal kebaikan dan keburukan, hidayah dan kesesatan, cahaya dan kegelapan.

Lalu apa yang tersisa bagi kita agar bisa berlomba dan bersaing dengan yang lain dan agar kita menjadi pemenangnya! Yang tersisa adalah kemauan, dan kita tidak membutuhkan selain tekad, disebutkan bahwa : tekad adalah jalan menuju puncak, dengannya manusia menggapai harapan, cita-cita dan kemauannya. Betapa banyak bangsa bangkit dan maju dengan tekad putra-putri bangsanya, oleh karena itu yang wajib diketahui oleh manusia adalah kekuatan hatinya untuk berbuat baik, dan ketika hatinya telah teguh untuk melakukan kebaikan, maka Allah akan membukakan, pintu bagi orang yang memiliki niat baik dan akan melihat semua perkara dihadapannya menjadi mudah, bagaimana tidak! Allah Swt telah berfirman bagi orang yang tertawan, tidak dapat bergerak dan tak ada pilihan :

إِن يَعْلَمِ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ خَيْرًا

“Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu” (Al Anfal : 70).

 Bukan sekedar diberikan kebaikan kepada mereka, bahkan mereka juga menerima ampunan.

Jama’ah Jum’at rohimakumulloh Tidak  dipungkiri bahwa Allah, yang memberi dan melimpahkan dialah Dzat Yang Maha Pemberi :

وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ

dan Allah mempunyai karunia yang besar” (Al Baqarah : 105),

 lalu bagaimana dengan orang yang bebas merdeka, bisa bergerak sesuka-suka, berbuat apa saja dan berbicara apa saja, tentu tanpa diragukan ia lebih mampu menggapai kedudukan tersebut, Nabi Saw telah mengajarkan bahwa tekad dan penanaman semangat pada diri manusia merupakan hal pertama yang harus diamalkan, oleh karena itu Beliau memulai Pendidikan orang yang ada di sekitarnya agar memiliki tekad yang tinggi, niat baik dan kemauan yang keras, hal ini terus berlanjut sejak awal dakwahnya hingga akhir, sehingga tumbuh sebuah generasi, generasi apa! Dari padang pasir yang penuh berkah itu, tumbuh para ulama, para pemimpin, para pemberani, para bijak, para dai, para pendidik, orang-orang bertakwa, orang-orang baik, orang-orang yang penyayang, orang-orang terpercaya, orang-orang yang berlomba menuju kebajikan dari golongan wanita, pria, tua dan mudaGenerasi itu -wahai kaum mukminin- tenunan kesatuan,tenunan yang tidak sama dengan tenunan lainnya, karena pendidik mereka adalah Al Quran dan Muhammad Saw yang menanamkan pada diri mereka tekad dan semangat membara, maka hasil panenannya adalah Salman, Abu Ayyub, Umar, Saad bin Abi Waqqash, Ali, Zaid bin Tsabit, Usamah, Ubay bin Ka’b, Abu Dzar, Ibnu Mas’ud, Nusaibah binti Ka’b, Rufaidah, Khadijah, Asma’, Aisyah, Ummu Salamah, Ar Rabi’, Utsman, Abu Bakar, Khalid bin Al Walid, Abu Ubaidah serta banyak sahabat lainnya yang layak mendapatkan pujian seperti dalam firman-Nya :

رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ ۖ فَمِنْهُم مَّن قَضَىٰ نَحْبَهُ وَمِنْهُم مَّن يَنتَظِرُ ۖ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلاً

“Di antara orang-orang mu’min itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikitpun tidak merobah (janjinya)” (Al Ahzab 33 : 23). 

Jadi tidak perlu takjub, bahwa niat merupakan sebaik-baiknya amalan dan tidak perlu takjub ketika Nabi Saw bersabda :

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

“Sesungguhnya amal perbuatan tergantung pada niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan yang ia niatkan”. Ini merupakan ungkapan ringkas dan sebagai penggerak semangat dan tekad, karena ini merupakan perkataan orang yang difirmankan oleh Tuhannya

وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ. إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ

“dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)” (An Najm 53 : 3-4)

إِنَّ أَحْسَنَ الْكَلاَمِ كَلاَمُ اللهِ اْلمَلِكِ الْعَلاَّمِ وَبِقَوْلِهِ يَهْتَدِ الْمُهْتَدُوْنَ، وَإِذَا قُرِئَ ٱلْقُرْءَانُ فَٱسْتَمِعُوا۟ لَهُۥ وَأَنصِتُوا۟ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ . بارَكَ اللهُ لِي ولكُمْ فِي القرآنِ العظيمِ ونفعَنِي وإياكُمْ بِمَا فيهِ مِنَ الآياتِ والذكْرِ الحكيمِ وبِسنةِ نبيهِ الكريمِ أقولُ قولِي هذَا وأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي ولكُمْ، فاستغفِرُوهُ إنَّهُ هوَ الغفورُ الرحيمُ.

الخطبة الثانية

اَلْحَمدُ للهِ حَمْداً كَمَا أَمَرَ,وَاَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَه, إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الإنس وَاْلبَشَرِ , اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ مَا اتَّصَلَتْ عَيْنٌ بِنَظَرٍ وَأُذُنٌ بِخَبَرٍ, أَمَّابَعْدُ : فَيَا أيها الناس اِتَّقُوا الله تَعَالىَ وَذَرُوْا الْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ وَحَافِظُوا عَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ الله أَمَرَكُمْ بِأَمْرِ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ فَقَالَ تَعَالىَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمَاً إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتُهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِىِّ يَاأيُّهَاَ الَّذِيْنَ اَمَنُوا صَلوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيْمًا اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فى العالمين إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ, اَللَّهُمَّ وَارْضَ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّا شِدِيْنَ الَّذيْنَ قَضَوا بِالْحَقِّ وَكَانُوا بِهِ يَعْدِلُوْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَان وَعَلِىِّ وَعَنْ الستة المتممين للعشرة الكرام وَعَنْ سَائِرِ أَصْحَابِ نَبِيِّكَ أَجْمَعِيْن وَعَنِ التَّابِعِيْن وتابع التابعـيـن وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانِ إِلىَ يَوْمُ الدِّيْنِ .اللهم لا تجعل لأحد منهم فى عنـقـنا ظلامة ونجّنا بحبهم من أهوال يوم القيامة  اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالمُسْلِمِيْن و أهلك َالْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِيْنَ  وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ . اَللَّهُمَّ أَمِنَّا فىِ دُوْرِنَا وَأَصْلِحْ وُلاَةَ أُمُوْرِنَا   وَاجْعَلِ اللَّهُمَّ وِلاَيَتُنَا فِيْمَنْ خاَفَكَ وَاتَّقَاكَ,  اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَات وَالْمُؤْمِنِين وَالْمُؤْمِنَات اَلأَحْيَاء مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَاوَاهِبَ الْعَطِيَّاتِ اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الغَلاَءَ وَالوَبَاء وَالرِبَا وَالزِنَا والزَّلاَزِلَ وَالمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتَنِ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خاَصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلاَدِ المُسْلِمِيْنَ عاَمَّةً يَارَبَّ العَالَمِيْنَ , رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عباد الله…… إِنَّ الله يأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَان وَإِيْتَاء ذِى القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالمُنْكَرِ وَالْبَغْى يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ, فاَذْكُرُوا اللهَ العَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *